JAKARTA (IndoTelko) - GAC Indonesia mencatat tren positif penjualan kendaraan listrik AION UT yang berhasil mendominasi segmen medium hatchback EV nasional selama dua bulan berturut-turut.
Berdasarkan data wholesales GAIKINDO periode Maret dan April 2026, AION UT menjadi model dengan penjualan tertinggi di kelasnya sekaligus mencatat pertumbuhan penjualan lebih dari 20 persen sejak awal tahun.
Penjualan wholesales AION UT tercatat sebanyak 266 unit pada Januari 2026. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 321 unit pada April 2026 setelah membukukan penjualan 242 unit pada Maret.
Capaian tersebut memperkuat posisi AION UT sebagai salah satu kendaraan listrik yang paling diminati di segmen medium hatchback EV Indonesia.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan peningkatan penjualan menunjukkan kendaraan listrik semakin diterima masyarakat sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari.
“Konsumen kini semakin mempertimbangkan efisiensi, teknologi, kenyamanan, dan kemudahan penggunaan saat memilih kendaraan listrik,” ujarnya.
Menurut Andry, penghargaan Best EV of The Year 2026 dari Pikiran Rakyat yang diraih AION UT turut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan pasar Indonesia.
AION UT hadir dalam dua pilihan varian, yaitu Standard dan Premium. Varian Standard menggunakan baterai berkapasitas 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 60 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer.
Kedua varian menggunakan motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi maksimum 210 Nm yang diklaim mampu menghadirkan performa responsif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Pada varian Premium, GAC menyematkan teknologi fast charging hingga 87 kW untuk mempercepat pengisian daya. Sistem tersebut telah mengantongi sertifikasi internasional dari CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test dan TÜV SÜD.
Dari sisi keselamatan, AION UT menggunakan struktur bodi dengan 71 persen material high-strength steel yang diperkuat Dragon-Bone Embraced Body Structure untuk meningkatkan perlindungan kabin penumpang.
Mobil listrik ini juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan aktif, seperti Autonomous Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Warning (LDW), Blind Spot Detection (BSD), dan Door Open Warning (DOW).
Untuk menunjang kenyamanan berkendara, AION UT dibangun di atas platform listrik AEP dan X-Soul Architecture yang menghadirkan berbagai fitur modern, antara lain adaptive cruise control, lane keeping assist, panoramic roof, ventilated seat, wireless charging, hingga semi-autonomous driving pada varian Premium.
Saat ini, AION UT dipasarkan dengan harga mulai Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium berstatus OTR Jakarta. (mas)