JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat kolaborasi strategis untuk memperluas akses perlindungan sosial bagi pekerja informal melalui layanan digital terintegrasi. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus peluncuran paket benefit Jamsostek Poin di Plaza BPJamsostek, Jakarta.
Penandatanganan dilakukan Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, Faizal Rachman, bersama Vice President Industrial and Resources Account Management Telkomsel, Nyoman Adiyasa. Acara turut disaksikan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, serta Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo.
Kolaborasi ini difokuskan untuk mempermudah pekerja sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal dalam mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Melalui integrasi layanan digital Telkomsel, akses pendaftaran hingga pembayaran kepesertaan kini dibuat lebih praktis dalam satu ekosistem.
Paket benefit Jamsostek Poin menjadi salah satu inovasi utama dalam kerja sama tersebut. Lewat aplikasi MyTelkomsel, pelanggan dapat membeli paket data sekaligus memperoleh akses perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tanpa perlu melakukan proses terpisah.
Inisiatif ini menyasar berbagai segmen pekerja informal seperti pengemudi ride-hailing, kurir, hingga pelaku usaha mikro yang selama ini dinilai masih menghadapi keterbatasan akses terhadap perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Distribusi layanan juga diperkuat melalui berbagai kanal digital Telkomsel, mulai dari aplikasi MyTelkomsel hingga kampanye berbasis SMS dan WhatsApp untuk membantu pelanggan memperoleh informasi, melakukan registrasi, serta memahami manfaat layanan.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi digital yang relevan bagi masyarakat, khususnya pekerja informal.
Menurutnya, inovasi Jamsostek Poin diharapkan mampu menyederhanakan proses akses perlindungan ketenagakerjaan sehingga layanan dapat dimanfaatkan lebih mudah dan cepat.
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, menyebut kerja sama dengan Telkomsel menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal melalui pemanfaatan teknologi digital.
Ia menambahkan, masih banyak pekerja sektor informal yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, kehadiran paket Jamsostek Poin diharapkan dapat mendorong peningkatan kepesertaan secara lebih masif dan berkelanjutan.
Ke depan, kedua pihak akan terus mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi guna memperluas universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di Indonesia melalui layanan digital yang semakin mudah dijangkau. (mas)