JAKARTA (IndoTelko) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 untuk memperkuat fondasi kemandirian digital nasional melalui penguatan cloud, AI, dan keamanan siber.
Forum bertajuk “The Rise of Indonesia Tech Sovereignty” tersebut berlangsung di Telkom Landmark Tower, Jakarta, dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, industri, hingga sektor teknologi global.
Acara ini dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia Ricardo Irwan Rei, Deputi IV Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSNSlamet Aji Pamungkas, serta Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji.
Telkom menilai isu kedaulatan teknologi semakin penting seiring meningkatnya ketergantungan terhadap platform, infrastruktur, dan teknologi global yang berkaitan dengan keamanan data hingga ketahanan ekonomi nasional.
Melalui forum ini, Telkom mendorong penguatan sovereign digital ecosystem agar data, infrastruktur digital, kapabilitas AI, hingga sistem keamanan siber nasional tetap berada dalam kendali dan kepentingan Indonesia.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI Edwin Hidayat Abdullah mengatakan transformasi digital nasional tidak hanya berbicara mengenai adopsi teknologi, tetapi juga kemampuan Indonesia membangun kapasitas dan ketahanan digital secara mandiri.
Sementara itu, Deputi IV BSSN Slamet Aji Pamungkas menilai pengelolaan data strategis nasional perlu berada dalam yurisdiksi Indonesia agar aspek operasional, keamanan, dan kepemilikannya dapat dikendalikan secara optimal.
Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bagian penting dalam pembangunan ekosistem teknologi regional.
Menurut dia, penguatan cloud, AI, dan cybersecurity menjadi fondasi penting agar data dan nilai ekonomi digital nasional dapat tumbuh dan memberikan manfaat lebih besar bagi Indonesia.
Dalam forum tersebut, Telkom juga memperkenalkan inisiatif AdyaCakra yang difokuskan pada pengembangan sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity.
Selain itu, Telkom meluncurkan Charter of Digital Sovereignty sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat pengembangan ekosistem teknologi nasional.
Sebagai bagian dari transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya sebagai orkestrator ekosistem digital nasional melalui pengembangan infrastruktur digital, platform, dan kapabilitas teknologi.
Perusahaan juga mengembangkan AI Center of Excellence (AI CoE) yang mencakup AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, hingga AI Native untuk mendukung pengembangan talenta dan solusi AI nasional. (mas)