JAKARTA (IndoTelko) Krisis akses air bersih masih menjadi tantangan bagi warga Desa Pasirranji, Kecamatan Cikarang Pusat. Meski pengeboran sumur hingga kedalaman 150 meter telah dilakukan, kualitas air tanah di wilayah tersebut dinilai belum layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Desa Pasirranji, Wardi Sunandar mengatakan air sumur di wilayahnya kerap berwarna keruh, berminyak, dan terasa pahit sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Akibat keterbatasan tersebut, sebagian warga selama ini mengandalkan distribusi air dari luar daerah menggunakan mobil tangki.
Warga Kampung Cimahi, Atang mengaku sebelumnya harus menunggu pasokan air hingga beberapa hari dan mengeluarkan biaya hampir Rp1 juta per bulan untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga.
Menurutnya, kondisi mulai berubah setelah jaringan perpipaan air bersih masuk ke kawasan permukiman.
Kini biaya kebutuhan air turun menjadi sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per bulan untuk dua rumah dan warga tidak lagi bergantung penuh pada truk tangki maupun jerigen.
Perubahan tersebut hadir melalui program Bosch Water Project yang dijalankan Bosch Indonesia bersama Habitat for Humanity Indonesia.
Program tersebut telah menghadirkan jaringan perpipaan air bersih untuk sekitar 40 kepala keluarga di Kampung Cimahi dengan kapasitas distribusi mencapai 21.600 liter per hari.
Program Director Habitat for Humanity Indonesia, Arwin Soelaksono mengatakan akses air bersih tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga kepastian hidup dan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan Bosch Indonesia membantu warga memperoleh akses kebutuhan dasar yang lebih layak dan stabil.
Penguatan jaringan perpipaan dinilai menjadi solusi paling realistis bagi wilayah Pasirranji dibandingkan ketergantungan pada air tanah yang kualitasnya terus menurun.
Inisiatif tersebut juga mendukung target pemerintah daerah dalam memperluas cakupan layanan air bersih hingga 60% pada 2026 serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sektor air bersih dan sanitasi.
Selain pembangunan infrastruktur, Bosch Indonesia turut melibatkan karyawan dalam kegiatan volunteering untuk mendukung implementasi program di tingkat komunitas. (mas)