Fleksibilitas kerja Maxim jadi pilihan ayah tunggal di Kolaka

06:59:00 | 07 Aug 2026
Fleksibilitas kerja Maxim jadi pilihan ayah tunggal di Kolaka
JAKARTA (IndoTelko) - Menjalani peran sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh anak menjadi tantangan tersendiri bagi Tri Rama Dandi (27), seorang ayah tunggal asal Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Sejak berpisah dengan istrinya, Rama menjadi satu-satunya orang yang merawat putranya yang kini berusia 19 bulan. Dengan tidak adanya keluarga yang dapat membantu dan keterbatasan biaya untuk menggunakan jasa pengasuh, Rama harus mencari pekerjaan yang tetap memberikan penghasilan sekaligus fleksibilitas waktu.

Kondisi tersebut membuat pekerjaan dengan jam kerja tetap sulit dijalani. Rama membutuhkan pekerjaan yang memungkinkan dirinya tetap berada di dekat anak, terutama ketika harus memberi makan, menenangkan, atau merawat saat sakit.

Pilihan akhirnya jatuh menjadi mitra pengemudi Maxim. Bagi Rama, pekerjaan tersebut bukan sekadar mencari penghasilan, tetapi solusi agar tetap dapat memenuhi kebutuhan anak tanpa kehilangan momen tumbuh kembangnya.

“Kalau saya kerja biasa, anak pasti ditinggal lama dan tidak ada yang menjaga. Karena itu saya memilih narik Maxim,” ujar Rama.

Beralih dari Usaha Kuliner ke Transportasi Online

Sebelum menjadi mitra pengemudi Maxim, Rama sempat menjalankan usaha ayam geprek. Namun, waktu operasional yang tidak menentu membuatnya kesulitan mengatur waktu bersama anak.

Saat berjualan, Rama sering membawa putranya ikut bekerja hingga larut malam. Bahkan, ia terkadang baru pulang sekitar pukul 01.00 dini hari.

Melihat anaknya mulai kelelahan karena harus menemani aktivitas tersebut, Rama memutuskan mencari pekerjaan yang lebih memungkinkan dirinya mengatur waktu.

“Kadang jualan cepat habis, tapi kadang baru selesai tengah malam. Saya kasihan melihat anak saya kecapekan ikut jualan sampai malam,” katanya.

Atur Waktu Kerja Sesuai Kebutuhan Anak

Sebagai mitra pengemudi Maxim, Rama memiliki kebebasan menentukan waktu bekerja, jumlah pesanan yang diambil, serta area operasional.

Ia membatasi jarak perjalanan sekitar empat kilometer dan lebih banyak mengambil pesanan layanan antar makanan agar dapat lebih cepat kembali ke rumah.

Rutinitas kerjanya pun mengikuti jadwal anak. Saat putranya tidur pagi atau siang, Rama memanfaatkan waktu tersebut untuk menerima order. Pada malam hari, ia memilih tidak mengambil pekerjaan agar tetap bisa menemani anaknya.

Jika kondisi anak kurang sehat, Rama menghentikan aktivitas bekerja hingga putranya kembali pulih.

Menurutnya, fleksibilitas waktu menjadi hal utama yang sulit diperoleh dari pekerjaan dengan sistem kerja tetap.

Mendapat Dukungan dari Maxim

Melihat perjuangan Rama sebagai orang tua tunggal, Maxim Indonesia memberikan bantuan berupa voucher belanja untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk susu dan perlengkapan bayi.

Selain itu, Rama juga mendapatkan keringanan komisi sebesar 1% untuk setiap order yang dijalankan.

Maxim turut menyediakan akses program perlindungan bagi mitra melalui BPJS Ketenagakerjaan serta santunan dari YPSSI apabila mitra mengalami risiko kecelakaan saat menjalankan pekerjaan.

Bagi Rama, nilai terbesar dari pekerjaannya bukan hanya pendapatan yang diperoleh, tetapi kesempatan untuk tetap mendampingi anaknya tumbuh.

Setiap perjalanan yang ia selesaikan berarti membantu memenuhi kebutuhan sang anak, mulai dari susu, popok, hingga kebutuhan harian lainnya.

Meski penghasilan yang diterima tidak selalu sama setiap hari, Rama merasa pekerjaan tersebut memberikan keseimbangan antara mencari nafkah dan menjalankan perannya sebagai ayah.

Ia menyadari profesi mitra pengemudi bukan tujuan akhir, tetapi menjadi pilihan sementara hingga putranya lebih mandiri. Selama masa tersebut, fleksibilitas kerja menjadi faktor penting yang membantunya menjalankan dua tanggung jawab sekaligus. (mas)

Artikel Terkait