JAKARTA (IndoTelko) - Multipolar Technology memperkenalkan solusi IBM webMethods untuk membantu perusahaan mempercepat transformasi digital melalui orkestrasi sistem dan integrasi aplikasi secara end-to-end.
Solusi tersebut ditujukan bagi perusahaan yang masih menghadapi tantangan sistem teknologi yang terpisah-pisah (silo) dan belum sepenuhnya siap melakukan migrasi total ke platform modern.
IBM webMethods memungkinkan perusahaan menghubungkan sekaligus mengelola berbagai aplikasi, data, dan proses bisnis dalam satu ekosistem terpadu. Platform ini dapat digunakan di lingkungan on-premise, cloud, hybrid, hingga multicloud.
Department Head Middleware Cloud Platform Solution Multipolar Technology, Elen mengatakan pendekatan orkestrasi memberikan fleksibilitas lebih tinggi dibanding integrasi konvensional.
Menurutnya, perusahaan tidak perlu mengganti seluruh sistem lama untuk melakukan transformasi digital. Dengan orkestrasi, sistem yang sudah ada tetap dapat digunakan sambil mempercepat aliran data dan otomatisasi proses bisnis.
“Transformasi digital menjadi lebih cepat, efisien, dan terukur tanpa harus melakukan perubahan total pada infrastruktur yang ada,” ujarnya dalam seminar bertajuk “The Future of Connectivity: Empowering Your Ecosystem with AI-Integration” di Jakarta.
Ia menambahkan, IBM webMethods juga dapat menjadi fondasi untuk implementasi teknologi baru seperti Generative AI (GenAI). Dengan sistem yang telah terorkestrasi, integrasi layanan berbasis AI disebut dapat dilakukan lebih cepat dan minim risiko.
Selain webMethods, Multipolar Technology juga memperkenalkan IBM Instana sebagai solusi observabilitas berbasis AI untuk memantau performa aplikasi dan infrastruktur teknologi secara real-time.
Senior Software Engineer Multipolar Technology, Hansen Panjaitan menjelaskan Instana memungkinkan tim TI mendeteksi anomali, bottleneck, hingga potensi gangguan sebelum memengaruhi operasional bisnis.
Ia menggambarkan webMethods sebagai “konduktor” yang mengatur orkestrasi sistem dan proses bisnis, sementara Instana memastikan seluruh sistem berjalan optimal melalui monitoring berbasis AI secara real-time.
Menurut data Fortune Business Insights, pasar integrasi sistem global diproyeksikan meningkat dari US$481,81 miliar pada 2026 menjadi US$1,13 triliun pada 2034. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan perusahaan terhadap integrasi dan orkestrasi sistem terus meningkat seiring percepatan transformasi digital.
Multipolar Technology menilai perusahaan yang masih bergantung pada silo data berpotensi tertinggal dalam persaingan bisnis digital. Karena itu, pendekatan orkestrasi dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan visibilitas operasional secara menyeluruh. (mas)