Telkom perkuat UMKM perempuan lewat Kartini BISA Fest

08:41:00 | 01 May 2026
Telkom perkuat UMKM perempuan lewat Kartini BISA Fest
JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mendorong pemberdayaan pelaku usaha perempuan melalui gelaran Kartini BISA Fest yang berlangsung pada 2024 April 2026 di Telkom Hub, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program tersebut menghadirkan berbagai inisiatif, mulai dari pelatihan, fasilitasi sertifikasi, hingga penguatan branding produk. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing UMKM perempuan, baik di pasar domestik maupun global.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menilai momentum Hari Kartini relevan untuk mendorong adaptasi terhadap era digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar pelaku usaha dapat memperluas dampak bisnisnya.

“Semangat Kartini harus diterjemahkan dalam konteks kekinian. Kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kartini BISA Fest menghadirkan beragam aktivitas, seperti bazar yang melibatkan puluhan UMKM perempuan, seminar keamanan siber untuk meningkatkan kesadaran perlindungan data, serta pelatihan penggunaan kecerdasan artifisial guna mendukung pemasaran digital dan produksi konten.

Telkom mencatat, dari lebih dari 112 ribu UMKM binaan, sekitar 73 ribu di antaranya merupakan pelaku usaha perempuan yang telah mengikuti program berbasis digital. Hal ini menunjukkan besarnya peran perempuan dalam ekosistem ekonomi digital nasional.

Untuk memperkuat aspek legalitas dan daya saing produk, Telkom juga menggulirkan program Packfest berupa bantuan ratusan ribu kemasan produk. Selain itu, perusahaan memberikan fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi ribuan UMKM perempuan, guna memperluas akses pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Tak hanya itu, dukungan juga diberikan kepada UMKM dari kalangan disabilitas sebagai bagian dari komitmen menghadirkan ekosistem bisnis yang inklusif.

Secara simbolis, manajemen Telkom turut menyerahkan bantuan sertifikasi halal dan kemasan kepada perwakilan UMKM binaan dalam rangkaian acara tersebut.

Data dari Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan sekitar 64,5% atau 37 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Namun, tantangan masih muncul terutama pada aspek legalitas. Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, baru sekitar 35% UMKM yang memiliki sertifikasi halal.

Telkom menilai digitalisasi dan standarisasi menjadi langkah penting untuk mengatasi tantangan tersebut sekaligus memperluas peluang pasar.

Melalui Kartini BISA Fest, perusahaan menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini juga sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi. (mas)

Artikel Terkait