JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar IT and Digital Summit (ITD Summit) 2026 di Bandung dengan menampilkan berbagai solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang telah diimplementasikan secara nyata dalam operasional bisnis.
Ajang tahunan ini menjadi wadah kolaborasi seluruh ekosistem TelkomGroup untuk memamerkan kapabilitas teknologi, infrastruktur digital, serta pengembangan AI yang digunakan baik untuk kebutuhan internal maupun pelanggan. Sebanyak 24 use case ditampilkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi yang terintegrasi dan scalable.
Salah satu fokus utama dalam gelaran tersebut adalah kehadiran AI Center of Excellence (AI CoE) yang menampilkan implementasi strategi AI Native. Berbagai solusi diperlihatkan, termasuk Telkom Legal Intelligence System (TELIS) dan platform analitik data BigBox AI yang telah dimanfaatkan di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turut meninjau langsung area pameran dan melihat demonstrasi sejumlah solusi unggulan. Dalam kesempatan tersebut, TELIS diperkenalkan sebagai aplikasi legal berbasis Cognitive AI yang mampu mengelola, menelusuri, hingga merangkum dokumen kebijakan secara cepat dan akurat.
Solusi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, terutama dalam akses informasi legal dan pengambilan keputusan berbasis data. Pengguna dapat memperoleh ringkasan dokumen penting dalam waktu singkat, sehingga mempercepat proses kerja di lingkungan perusahaan.
Selain itu, BigBox AI juga menjadi sorotan berkat implementasinya di lingkungan pemerintah daerah, termasuk mendukung pengelolaan data dan analitik untuk perencanaan pembangunan. Platform ini dirancang untuk membantu organisasi mengolah data secara optimal guna menghasilkan insight strategis dan meningkatkan efisiensi operasional.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menyebut solusi yang dikembangkan memiliki fleksibilitas tinggi sehingga dapat direplikasi di berbagai instansi.
“Platform ini dirancang scalable dan mudah diadopsi untuk mendukung percepatan digitalisasi, termasuk dalam penguatan konsep augmented workforce di berbagai sektor,” ujarnya.
Selain solusi internal, sejumlah entitas TelkomGroup juga turut berpartisipasi melalui booth inovasi, seperti Telkomsel, Telin, Infomedia, hingga Nuon. Kehadiran unit lain seperti Digiserve, Finnet, Sigma, dan Telkom Akses semakin memperlihatkan pemerataan pengembangan teknologi digital di seluruh lini bisnis.
Melalui ITD Summit 2026, TelkomGroup menegaskan bahwa AI bukan sekadar tren, melainkan telah menjadi bagian dari alat kerja untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan. Ke depan, sinergi lintas entitas diharapkan mampu mendorong lahirnya solusi digital yang lebih relevan dan berdampak bagi percepatan transformasi digital di Indonesia. (mas)