telkomsel halo

Garuda dominasi pilihan Mudik Lebaran 2026

07:07:00 | 15 Apr 2026
Garuda dominasi pilihan Mudik Lebaran 2026
JAKARTA (IndoTelko) - Momentum mudik Idul Fitri menjadi salah satu periode penting bagi pergerakan masyarakat dan ekonomi nasional. Survei yang dilakukan Jakpat menunjukkan bagaimana preferensi publik dalam memilih maskapai penerbangan selama musim Lebaran 2026.

Riset ini melibatkan 338 responden yang merupakan pengguna penerbangan domestik dalam enam bulan terakhir sekaligus pengambil keputusan utama dalam memilih maskapai. Hasilnya, meski 70% pemudik masih menggunakan kendaraan pribadi, pesawat tetap menjadi moda transportasi publik paling diminati dengan porsi 61%, disusul kereta api 36% dan bus 31%.

Dari sisi brand awareness, Garuda Indonesia menjadi maskapai paling dikenal dengan tingkat pengenalan mencapai 87%. Selain itu, Lion Air dan Citilink juga memiliki tingkat popularitas tinggi di kalangan responden.

Pada periode mudik Lebaran 2026, Garuda Indonesia dan Citilink tercatat berbagi posisi teratas dengan tingkat penggunaan masing-masing 39%. Di bawahnya terdapat Lion Air (38%), Batik Air(29%), serta AirAsia (21%). Untuk perjalanan Lebaran mendatang, minat terhadap Garuda Indonesia masih mendominasi dengan 58%, diikuti Citilink 51% dan Batik Air 43%.

Dalam menentukan pilihan maskapai, faktor keselamatan dan keamanan menjadi pertimbangan utama bagi 84% responden. Ketepatan waktu (82%) dan harga tiket yang terjangkau (80%) juga menjadi aspek penting.

Head of Research Jakpat, Aska Primardi, menyebut ketepatan jadwal masih menjadi tantangan di industri penerbangan, terutama saat lonjakan penumpang di musim mudik yang kerap memicu keterlambatan.

GCG BUMN
Dari sisi persepsi merek, Garuda Indonesia dinilai unggul dalam ketepatan waktu serta aspek keselamatan dan kenyamanan. Sementara itu, Lion Air lebih dikenal karena menawarkan harga yang kompetitif. Citra positif tersebut memperkuat posisi Garuda Indonesia sebagai pilihan utama masyarakat untuk perjalanan mudik, baik saat ini maupun ke depan. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories