JAKARTA (IndoTelko) - PT Mitsubishi Electric Indonesia (MEIN) terus memperkuat peran dalam pengembangan SDM industri dengan menggandeng dunia pendidikan. Upaya terbaru dilakukan melalui kuliah umum terkait Smart Factory dan Industry 4.0 bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) di Teaching Industry Learning Center Sekolah Vokasi.
Kegiatan yang menyasar mahasiswa vokasi dan teknik ini menjadi bagian dari agenda peningkatan kapasitas talenta industri di 2026. MEIN membagikan wawasan mengenai perkembangan otomasi industri serta implementasi smart manufacturing di era digital.
Head of Factory Automation & Industrial Division MEIN, Ivan Chandra, menilai transformasi industri menuntut talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara praktis di lapangan. Teknologi seperti IoT, AI, dan digitalisasi dinilai berperan besar dalam mendorong efisiensi dan produktivitas manufaktur.
Dalam sesi bertajuk “Bridging Education and Industry: Exploring Smart Manufacturing 4.0 with Mitsubishi Electric”, MEIN mengulas perjalanan evolusi industri hingga penerapan teknologi digital dalam proses produksi modern, termasuk konsep Smart Factory sebagai fondasi Industry 4.0.
MEIN menilai kesiapan SDM menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing industri manufaktur nasional. Karena itu, sinergi antara industri dan institusi pendidikan dinilai strategis untuk membekali generasi muda dengan pemahaman teknologi terkini.
Sebelumnya, MEIN juga telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah kampus seperti Institut Teknologi Bandung dan Universitas Tarumanagara. Ke depan, kerja sama ini akan terus diperluas sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjembatani kebutuhan industri dan dunia pendidikan serta menyiapkan talenta siap pakai di sektor manufaktur modern. (mas)
Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik