SailPoint perkuat kontrol Shadow AI

08:41:00 | 07 Apr 2026
SailPoint perkuat kontrol Shadow AI
JAKARTA (IndoTelko) - SailPoint meluncurkan solusi terbaru bernama Shadow AI Remediation guna membantu perusahaan memperoleh visibilitas dan kendali secara real-time atas penggunaan kecerdasan buatan (AI). Solusi ini menjadi bagian dari kerangka tata kelola dan keamanan AI milik SailPoint yang dirancang untuk menjawab meningkatnya risiko dari fenomena “Shadow AI”.

Seiring maraknya pemanfaatan platform AI seperti ChatGPT, Claude, dan Gemini di lingkungan kerja, banyak aktivitas karyawan berlangsung di luar pengawasan sistem TI resmi. Kondisi ini memunculkan celah keamanan baru karena perusahaan tidak memiliki visibilitas penuh terhadap interaksi pengguna dengan teknologi tersebut.

Melalui Shadow AI Remediation, SailPoint menghadirkan kemampuan pemantauan real-time terhadap penggunaan berbagai alat AI, termasuk aktivitas unggah dokumen dan pola interaksi pengguna. Solusi ini memungkinkan tim keamanan mendeteksi potensi risiko sejak dini, terutama terkait kebocoran data sensitif. Berdasarkan riset internal SailPoint, sekitar 80% organisasi mengaku agen AI mereka pernah melakukan tindakan yang tidak diinginkan, seperti mengakses atau membagikan data tanpa izin.

Selain meningkatkan visibilitas, solusi ini juga memungkinkan pendekatan yang lebih proaktif dalam pengelolaan risiko. Tim keamanan dapat memblokir aktivitas yang tidak sah, mengarahkan pengguna ke platform AI yang telah disetujui, hingga meminta justifikasi penggunaan. Semua proses ini dilakukan dalam satu sistem pengawasan terpusat guna memperkuat kepatuhan.

Dari sisi implementasi, SailPoint merancang solusi ini agar mudah diterapkan tanpa mengganggu operasional. Shadow AI Remediation dapat di-deploy melalui ekstensi browser dan terintegrasi dengan tools manajemen perangkat seperti Microsoft Intune dan JAMF, tanpa perlu perubahan besar pada infrastruktur TI.

Chandra Gnanasambadam, EVP of Product dan CTO SailPoint, menegaskan bahwa tantangan Shadow AI tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan parsial. Menurutnya, pengelolaan AI harus berbasis identitas agar organisasi dapat memahami konteks penggunaan secara menyeluruh dan mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola risiko.

Peluncuran ini sekaligus memperkuat platform SailPoint Identity Security Cloud yang mengintegrasikan berbagai aspek seperti keamanan identitas manusia dan mesin, kontrol akses data, hingga pengawasan penggunaan AI. Dengan pendekatan terpadu ini, SailPoint menargetkan organisasi dapat lebih siap menghadapi kompleksitas keamanan di era adopsi AI yang semakin masif. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait