telkomsel halo

Fortinet perkuat SecOps dengan AI dan SOC terpadu

06:57:00 | 01 Apr 2026
Fortinet perkuat SecOps dengan AI dan SOC terpadu
JAKARTA (IndoTelko) - Fortinet mengumumkan pembaruan besar pada platform Security Operations (SecOps) dalam ajang Fortinet Accelerate 2026. Inovasi ini mencakup penguatan SOC terpadu berbasis cloud, pengembangan agentic AI, peningkatan layanan keamanan terkelola, serta penyederhanaan perlindungan endpoint.

Founder sekaligus CEO Fortinet, Ken Xie, mengatakan bahwa ancaman siber kini semakin kompleks dengan pemanfaatan AI oleh pelaku serangan. Karena itu, organisasi membutuhkan platform operasi keamanan yang mampu bekerja dengan kecepatan dan koordinasi setara, melalui arsitektur terpadu yang fleksibel untuk berbagai model implementasi, baik on-premise, cloud, maupun layanan terkelola.

Platform SecOps Fortinet dirancang untuk mengintegrasikan telemetri, analitik, intelijen ancaman, serta respons keamanan dalam satu ekosistem menyeluruh. Pendekatan ini membantu organisasi mengurangi kompleksitas akibat penggunaan banyak alat yang terpisah, sekaligus mempercepat proses deteksi dan investigasi insiden.

Salah satu pembaruan utama adalah kehadiran pratinjau FortiSOC, layanan SOC berbasis cloud yang menggabungkan berbagai solusi seperti FortiAnalyzer, FortiSIEM, FortiSOAR, dan FortiTIPdalam satu platform terintegrasi. Melalui satu konsol terpadu, FortiSOC mendukung fungsi mulai dari pengelolaan log, korelasi data, otomatisasi, hingga investigasi berbasis identitas dengan dukungan AI dan machine learning.

Fortinet juga memperluas kemampuan FortiAI menuju pendekatan agentic AI. Teknologi ini memungkinkan otomatisasi proses seperti triase peringatan, investigasi insiden, hingga threat hunting, sekaligus menjaga kesinambungan konteks dalam seluruh siklus deteksi dan respons keamanan.

Di sisi layanan, Fortinet meningkatkan FortiGuard SOC-as-a-Service dengan dukungan pemantauan multivendor serta integrasi yang lebih luas ke dalam Security Fabric. Tambahan telemetri dari FortiNDR dan FortiCNAPP memberikan visibilitas lebih mendalam, terutama untuk lingkungan hybrid yang semakin kompleks.

Sementara itu, pada lini endpoint, Fortinet memperkenalkan peningkatan melalui FortiEndpointyang mengonsolidasikan berbagai fungsi keamanan ke dalam satu agen. Pendekatan ini mencakup integrasi ZTNA, SASE, EPP, EDR, dan DLP, sekaligus menghadirkan kontrol penggunaan aplikasi berbasis AI untuk mencegah risiko kebocoran data akibat penggunaan aplikasi AI yang tidak terkelola.

GCG BUMN
Melalui rangkaian inovasi ini, Fortinet menghadirkan platform SecOps yang lebih terintegrasi dan adaptif, memungkinkan organisasi mempercepat respons terhadap ancaman, menyederhanakan operasional, serta meningkatkan ketahanan keamanan di tengah lanskap ancaman berbasis AI yang terus berkembang. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories