JAKARTA (IndoTelko) Pertumbuhan ekosistem digital Indonesia yang pesat turut diiringi peningkatan risiko kejahatan siber, mulai dari scam, phishing, pencurian identitas, hingga serangan malware yang menyasar individu maupun pelaku usaha. Menjawab tantangan tersebut, CBN berkolaborasi dengan Trend Micro menghadirkan solusi keamanan siber terintegrasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang telah termasuk dalam layanan internet CBN.
Solusi ini dirancang untuk melindungi pengguna personal, keluarga, hingga pelanggan enterprise dengan pendekatan perlindungan menyeluruh.
Berdasarkan data terbaru, skor National Cybersecurity Index (NCSI) Indonesia pada 2025 tercatat 47,5 poin dan berada di peringkat ke-84 dunia. Posisi ini masih tertinggal dibanding sejumlah negara Asia Tenggara, menegaskan urgensi peningkatan literasi digital dan adopsi solusi keamanan yang andal.
“Ancaman siber kini tidak lagi hanya menyasar perusahaan besar, tetapi juga pengguna individu dan perangkat kerja jarak jauh atau bring-your-own-device (BYOD) yang semakin umum. Melalui kolaborasi dengan Trend Micro, kami menghadirkan solusi keamanan yang terintegrasi dengan layanan internet, sehingga pelanggan mendapatkan konektivitas cepat sekaligus perlindungan digital menyeluruh,” ujar Commerce Director CBN, Dedy Handoko.
Portofolio Keamanan Terintegrasi
Melalui kerja sama ini, CBN menghadirkan rangkaian solusi keamanan Trend Micro, antara lain Scam Check, Mobile Security, Identity Protection (IDP), VPN, Mobile Security Plus, hingga Device Security Pro. Seluruhnya mendukung perlindungan multi-perangkat—mulai dari smartphone, tablet, laptop, hingga desktop—dengan instalasi sederhana dan deteksi ancaman real-time berbasis AI.
Managing Director Dai Ngunyen International Plc selaku distributor Trend Micro consumer solutions di Asia Tenggara, Kevin Ono menegaskan, kolaborasi ini memperkuat peran CBN dalam ekosistem digital nasional.
“Bersama CBN, kami mengamankan kehidupan digital masyarakat Indonesia di seluruh segmen. CBN tidak hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi juga sebagai agregator solusi keamanan siber end-to-end, termasuk untuk segmen enterprise,” ujarnya.
Fitur Unggulan
Beberapa kapabilitas utama yang ditawarkan meliputi:
• Deteksi Scam & Phishing Berbasis AI
Mendeteksi dan memblokir penipuan digital serta social engineering secara real-time.
• Perlindungan Multi-Perangkat
Satu lisensi untuk melindungi berbagai perangkat dalam satu ekosistem pengguna.
• VPN dengan Enkripsi Standar Perbankan
Mengamankan akses internet, termasuk melalui jaringan publik.
• Perlindungan Identitas & Pemantauan Dark Web
Memantau potensi kebocoran data pribadi dan risiko pencurian identitas.
• Parental Control
Membantu orang tua mengelola akses anak terhadap konten digital.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa keamanan siber bukan lagi fitur tambahan, melainkan bagian integral dari pengalaman berinternet yang aman dan terpercaya. Di tengah meningkatnya intensitas serangan siber, langkah CBN dan Trend Micro diharapkan mendorong pergeseran dari pendekatan reaktif menjadi keamanan digital yang proaktif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan siber nasional. (mas)