Perubahan pola konsumsi di Ramadhan, buka peluang bagi marketer

07:17:00 | 06 Jan 2026
Perubahan pola konsumsi di Ramadhan, buka peluang bagi marketer
JAKARTA (IndoTelko) - Grab Indonesia membagikan berbagai insight untuk membantu brand dan marketer mempersiapkan kampanye Ramadan secara lebih efektif di ekosistem Grab yang terintegrasi.

Menyambut Ramadhan tahun ini, ditemukan data bahwa pola konsumsi masyarakat Indonesia selama Ramadan tidak lagi terpusat pada satu momen, melainkan tersebar sepanjang hari, membuka peluang baru bagi brand lintas industri untuk menjangkau konsumen secara lebih relevan.

Selama Ramadan 2025, Grab mencatat pertumbuhan signifikan di berbagai layanan. Di GrabMart, pembelian bahan masakan seperti daging, makanan beku, dan bumbu meningkat hingga 58%, seiring meningkatnya kebutuhan memasak di rumah. Permintaan layanan GrabExpress juga naik hingga 40%, didorong oleh tradisi pengiriman hampers dan paket selama Ramadan. Di sisi lain, jumlah pengguna yang bertransaksi menggunakan Grab Dine Out mengalami kenaikan sebesar 51%, seiringaktivitas berbuka puasa di luar rumah.

Sedangkan, pemesanan makanan melalui GrabFood juga tumbuh dengan peningkatan GMV sebesar 11%, dengan menu seperti kolak, gorengan, takjil, dan pisang ijo menjadi pencarian populer. Dari sisi mobilitas, aktivitas masyarakat juga mengalami peningkatan. GrabCar mencatat kenaikan jumlah perjalanan hingga 32% selama periode Lebaran, didorong oleh aktivitas silaturahmi, kunjungan keluarga, hingga mudik.

Pola konsumsi lintas layanan ini menunjukkan bahwa Ramadan menjadi momentum penting tidak hanya bagi sektor makanan dan minuman, tetapi juga bagi brand di berbagai industri untuk hadir di momen konsumsi yang berbeda sepanjang hari.

Baru-baru ini, Grab melalui GrabAds menghadirkan ekosistem full-funnel Marketing yangterintegrasi di dalam maupun luar aplikasi Grab, memungkinkan brand dan marketer menjangkau pengguna Grab di sepanjang perjalanan konsumen, mulai dari tahap membangun kesadaran (awareness) hingga konversi dan loyalitas.

Beragam format iklan seperti Branded Vehicle Icon untuk meningkatkan visibilitas, In-Feeddan In-Transit Ads untuk mendorong pertimbangan, hingga Search dan Listings untuk konversi langsung, memungkinkan pesan brand hadir secara kontekstual di berbagai aktivitas harian konsumen dalam ekosistem Grab.

Pendekatan berbasis data ini terbukti memberikan dampak bisnis yang nyata. Selama Ramadan 2025, merchant dan partner dari berbagai industri yang menggunakan GrabAds berhasil meningkatkan GMV hingga rata-rata 22%. Salah satu brand minuman kopi, bahkan berhasil meningkatkan jumlah pesanan hingga 40%dibandingkan periode reguler dengan memanfaatkan Feed Card di aplikasi Grab, OOH dari GrabAds, dan Social Media Ads.

Director of Commercial, Grab Indonesia, Roy Nugroho mengatakan, Ramadan menghadirkan pola konsumsi yang semakin beragam. Konsumen berpindah dari satu kebutuhan ke kebutuhan lain di waktu yang berbeda sepanjang hari.

“Brand yang mampu memahami pola ini dan hadir di momen yang tepat akan memiliki peluang lebih besar untuk membangun relevansi dan mendorong aksi konsumen,” terangnya.

GrabAds mendorong brand dan merchant untuk mulai merencanakan kampanye Ramadan lebih awal, memanfaatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan ekosistem Grab yang terintegrasi guna memaksimalkan peluang pertumbuhan bisnis selama periode Ramadan. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait