Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan

2021, Pintek targetkan penyaluran hingga Rp700 miliar

03:10:05 | 29 Jul 2021
2021, Pintek targetkan penyaluran hingga Rp700 miliar
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek) menargetkan penyaluran hingga Rp700 miliar dengan kesiapan dana yang optimal guna memenuhi permintaan dari UKM/Vendor pendidikan. 

Sejak tahun 2019, Pintek sudah menyalurkan pendanaan ke lebih dari 3000 siswa dan lebih dari 100 institusi pendidikan baik sekolah, perguruan tinggi, hingga UKM/Vendor pendidikan. 

Penyaluran ini mendukung komitmen Pintek untuk menjadi solusi pendanaan bagi seluruh sektor guna mendukung pertumbuhan pendidikan Indonesia. 

perusahaan financial technology peer-to-peer lending untuk pendidikan, berhasil mencatat pertumbuhan pada semester pertama tahun 2021 mencapai 4x lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Total penyaluran ini senilai ratusan miliar khususnya untuk mendukung UKM di sektor pendidikan.

Berdasarkan riset analitik Pintek di bulan Juli 2021 pada lebih dari 80 UKM/Vendor pendidikan, mayoritas masih mengandalkan pendanaan pribadi untuk modal dan operasional perusahaannya. Sebesar 90 persen dari UKM/vendor swadana membutuhkan arus kas di kisaran Rp200 juta untuk operasional mereka, khususnya pada penyedia buku dan alat penunjang pembelajaran. 57 persen diantaranya mengalami kesulitan pendanaan setidaknya hingga dua kali dalam dua tahun terakhir.

“Sejak tahun 2020 lalu, kami mulai memfokuskan pendanaan bagi UKM/Vendor sektor pendidikan dengan menyediakan pinjaman modal usaha untuk pemenuhan pengadaan sarana dan prasarana bagi sekolah-sekolah di Indonesia," kata Co-Founder dan Direktur Utama Pintek Tommy Yuwono.

Pertumbuhan kuartal pertama ini tak lepas dari tingginya kebutuhan rekan-rekan UKM/Vendor karena masih minimnya sumber alternatif pendanaan bagi keberlangsungan bisnis mereka. Untuk itu, kami berusaha hadir sebagai fintech pendanaan yang memberikan layanan solutif, relevan, serta dapat diakses oleh seluruh UKM/Vendor pendidikan di Indonesia.

telkom sigma
“Dari riset Pintek, kami juga menemukan bahwa UKM/Vendor masih belum familiar dengan pendanaan oleh financial technology. Hal Ini tentu menjadi tantangan bagi kami untuk bisa mengedukasi khalayak secara lebih masif dan menyeluruh. Vendor/UKM tidak perlu khawatir karena kami sudah mengantongi izin dan seluruh layanan serta kegiatan operasional di bawah pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, besar harapan kami untuk dapat memperkokoh layanan dalam menyediakan pendanaan alternatif sebagai solusi pengadaan sarana dan prasarana pendidikan,” tutup Tommy.(ak)

Artikel Terkait
Financial Analysis
Sah! Indosat dan Tri merger