Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Tiga bulan, NFC Indonesia untung Rp21,3 miliar

08:19:53 | 26 Jun 2021
Tiga bulan, NFC Indonesia untung Rp21,3 miliar
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) berhasil membukukan keuntungan sebesar Rp21,3 miliar sepanjang tiga bulan pertama 2021 melesat 319,8% dibandingkan periode sama 2020 sebesar Rp5,1 miliar.

Dalam keterangannya, perseroan menyatakan pasokan laba bersih sebagian besar didorong oleh keuntungan investasi sebesar Rp19,1 miliar di kuartal pertama 2021.

Sepanjang kuartal I 2021, perseroan meraih pendapatan Rp2,12 triliun naik 3,6% dibandingkan periode sama 2020 sebesar Rp2,05 triliun.

Kenaikan didorong oleh ekspansi segmen agregator produk digital, yang tumbuh 2,8% year on year (YoY) menjadi Rp2,1 triliun pada kuartal I 2021, didukung oleh peningkatan 41,7% YoY dalam jumlah anggota menjadi 145,1 ribu anggota di 1Q21 dibandingkan 102,4 ribu anggota di 1Q20, dengan catatan bahwa penguasaan pangsa pasar yang stabil dicapai di tengah pandemi yang sedang berlangsung. Selain itu, pertumbuhan top-line didorong oleh kontribusi pendapatan segmen cloud digital advertising yang tumbuh sebesar 71,9% YoY menjadi Rp40,7 miliar di 1Q21.

Sementara jaringan titik iklan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) terus berkembang dengan kecepatan yang kokoh dengan jumlah layar yang dipasang meningkat sebesar 68,9% YoY menjadi 16.460 pada akhir Maret 2021. 1.355 layar yang dipasang selama 3 bulan pertama di tahun 2021 merupakan perkembangan operasional yang cukup penting mengingat latar belakang ekonomi makro. 

Bakti
Selain itu, platform Pojok Bayar DMMX menambahkan 9.600 anggota baru dalam 3 bulan kuartal pertama tahun 2021. Hasilnya, pendapatan 1Q21 tumbuh 112,0% YoY menjadi Rp180,7 miliar dengan laba bersih tumbuh 16,5% YoY menjadi Rp10,3 miliar.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
XL kurangi kepemilikan di PDGDC