Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan

Terima pendanaan, Darwinbox akan pacu transformasi digital

03:04:28 | 20 Jan 2021
Terima pendanaan, Darwinbox akan pacu transformasi digital
JAKARTA (IndoTelko) - Darwinbox, platform digital manajemen SDM, telah merampungkan putaran pendanaan terbarunya senilai US$ 15 juta dari investor global yang dipimpin oleh Salesforces Ventures bersama sejumlah investor sejak pendanaan pertama seperti Sequoia dan Lightspeed.

Perusahaan teknologi ini telah mencatatkan pertumbuhan lebih dari 300% terhitung sejak putaran pendanaan terakhir pada tahun lalu. Hanya dalam kurun waktu satu tahun beroperasi di Indonesia, Darwinbox telah dipercaya oleh perusahaan terkemuka seperti Tokopedia, Indorama, Kopi Kenangen, STP Tower, Alodokter, Pegi Pegi, JG Summit Group, Zalora, Zilingo, Fave dan merek global seperti Nivea, Puma, Axa, Cigna, Wework yang beroperasi di Asia untuk mentransformasi manajemen SDM mereka secara digital.

Layanan komprehensif Darwinbox yang mengintegrasikan keseluruhan sistem manajemen SDM ke dalam satu platform ini telah digunakan oleh lebih dari 500 perusahaan global dengan satu juta karyawan yang tersebar di lebih dari 60 negara.

“Pemanfaatan adopsi cloud di Asia tumbuh luar biasa cepat dan adanya pandemi yang terjadi sejak tahun lalu semakin memperkuat pentingnya digitalisasi dalam mengelola SDM,” ucap Alex Kayyal, Partner & Head of International Salesforce Ventures. “Inovasi teknologi untuk manajemen SDM yang ditawarkan oleh Darwinbox menjawab kebutuhan perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia dan telah menjadi platform pilihan. Kami sangat senang menjadi bagian dari perjalanan Darwinbox dan mendukung misi mereka untuk memodernisasi teknologi manajemen SDM dan menjadi pemimpin di bidang ini,” tambahnya.

Semenjak pandemi, Darwinbox mengamati terjadinya lonjakan tajam pada adopsi digital untuk manajemen SDM perusahaan. Layanan komprehensif satu platform Darwinbox yang mengintegrasikan keseluruhan sistem manajemen SDM juga dilengkapi dengan solusi yang sangat mendukung mode kerja era baru melalui WFH (work from home). Fitur-fiturnya antara lain absensi kehadiran yang touchless (tanpa sentuhan), apresiasi kinerja secara digital, engagement dengan karyawan, perekrutan calon karyawan dan masa orientasi karyawan baru secara virtual. Dengan lebih dari 180 perusahaan mengimplementasikan sistem jarak jauh selama masa lockdown, dan rekor pertumbuhan pendapatan yang tinggi, Darwinbox mengukuhkan posisi sebagai platform manajemen SDM paling disukai di Asia Pasifik.

“Kami merasa bangga dengan pencapaian bisnis saat ini serta kesempatan untuk bekerjasama dengan perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mendorong percepatan transformasi digital manajemen SDM mereka. Semakin banyak perusahaan yang berpindah dari cara lama ke platform kami yang lebih modern dan efisien dalam membantu perusahaan tetap menjadi yang terdepan di era serba cepat dan digital saat ini. Dengan pendanaan baru ini, kami berencana untuk mempercepat ekspansi pasar, merekrut mitra baru, mendorong inovasi produk, dan secara signifikan memperbesar tim kami di Jakarta,” kata Co-founder Darwinbox Jayant Paleti.

Platform manajemen SDM berbasis cloud Darwinbox merupakan layanan komprehensif yang memenuhi kebutuhan pengelolaan SDM di seluruh fase masa kerja karyawan, mulai dari awal bergabung sampai dengan pensiun. Platform ini dibuat dengan pemahaman kultur kerja di Asia, kemudahan penggunaan yang smartphone friendly, tingkat konfigurasi tinggi, dan efisiensi waktu untuk penilaian karyawan lebih cepat. Semua ini menjadi daya tarik utama dari Darwinbox yang mendapatkan kepercayaan yang besar bagi perusahaan di Indonesia dengan kompetitor yaitu SAP, Oracle dan Workday. Solusi ini dibuat sedemikian rupa untuk mendukung kebutuhan perusahaan di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri ditambah dengan ketersediaan penggunaan bahasa Indonesia pada platform.

telkom sigma
“Kami sangat yakin bahwa kebutuhan akan SDM dan manajemen karyawan Indonesia itu unik dan selama ini belum mampu terpenuhi oleh sebagian besar solusi global. Utamanya dikarenakan adaptasi teknologi yang kaku, sulit digunakan, dan tidak bisa digunakan pada telepon genggam padahal Indonesia memiliki tingkat adaptasi terhadap penggunaan telepon seluler tertinggi. Selain itu, faktor lainnya seperti perusahaan konglomerasi berusia puluhan tahun yang dikombinasikan dengan tenaga kerja milenial dalam jumlah besar dan budaya kerja yang berbeda membutuhkan pendekatan teknologi yang berbeda yang membuatnya sulit dijawab oleh para pemain global. Platform kami yang baru dan inovatif menggabungkan keahlian teknologi kelas dunia dengan pemahaman mendalam tentang konteks lokal untuk membantu perusahaan merangkul digitalisasi manajemen SDM sebagai inti dari strategi SDM mereka,” kata Business Head Darwinbox untuk Indonesia Marcelly Suhali.(wn)

Artikel Terkait