Paket Phoenix
Paket Phoenix

Fabelio raih investasi US$9 juta

14:07:53 | 17 Jun 2020
Fabelio raih investasi US$9 juta
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Fabelio, peritel furnitur online asal Indonesia,  berhasil memperoleh pendanaan senilai US$9 juta sebagai bagian dari pendanaan Seri C yang dipimpin oleh AppWorks dan MDI Ventures serta Endeavour Catalyst.

Dana itu akan digunakan untuk memantapkan posisi mereka di pasar Indonesia dan Asia Tenggara, juga untuk memperkuat kemampuan teknologi dan rantai pasok perusahaan.

Sejak diluncurkan pada tahun 2015, Fabelio telah mendirikan tiga kantor dan 20 experience center di Indonesia, serta mencatat pertumbuhan akuisisi pelanggan sebesar 82% (yoy) pada tahun 2019 dan memiliki total pendanaan yang diraih mencapai lebih dari US$20 juta.    

Investor sebelumnya, Aavishkaar Capital juga berkontribusi dalam pendanaan tersebut. Babak pendanaan ini akan mempercepat perkembangan jaringan rantai pasok logistik pusat dan experience center Fabelio guna mendukung ekspansi domestik perusahaan ke sejumlah wilayah dan kota di Indonesia seperti Jawa dan Bali pada November 2020.  Sebagai bagian dari pendanaan ini, Partner AppWorks, Jessica Liu akan bergabung ke dalam Dewan Direktur Fabelio.

CEO dan Co-Founder Fabelio Marshall Tegar Utoyo mengatakan setelah lima tahun meningkatkan bisnis dan menanamkan nilai dasar strategi ‘ritel baru’, Fabelio siap untuk mempercepat pertumbuhan dengan pendanaan Seri C ini. 

“Kami sangat bersyukur atas para investor baru kami dari AppWorks, Endeavour Catalyst dan MDI Ventures atas dukungan dan keahlian global mereka. Fokus utama kami adalah meningkatkan kategori produk dan waktu pengiriman.  Di luar itu, kami akan memperluas bisnis kami di seluruh Indonesia dengan membuka gudang penyimpanan baru dan experience center di kota-kota baru,” kata Marshall. 

Marshall mengatakan Fabelio melihat lebih banyak perusahaan Amerika Serikat dan Tiongkok yang mendirikan basis operasi mereka di Indonesia, sekaligus membuka peluang untuk perdagangan dan manufaktur global.  “Tren pasar ini, digabungkan dengan upaya-upaya mereka akan memungkinkan kami meraup pangsa yang lebih besar di pasar furnitur di Indonesia yang bernilai US$6,7 miliar,” katanya.

Sejak didirikan di Indonesia pada 2015, Fabelio menawarkan produk furnitur berkualitas tinggi dan desain terkurasi, dengan keterlibatan pengrajin lokal serta penawaran harga yang menarik. Fabelio juga menawarkan layanan gratis pengiriman di hari yang sama dan garansi dua tahun untuk semua produknya. Selain itu Fabelio juga menawarkan layanan B2B terbaik untuk properti, menyediakan konsultasi desain interior secara cuma-cuma bagi mereka yang ingin melengkapi rumah, ruang perkantoran, hotel atau restoran.

Co-Founder Fabelio Christian Sutardi mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi penjualan online di setiap industri vertikal di Indonesia jelas mengalami peningkatan yang signifikan: baik untuk produk elektronik, fesyen, bahan makanan, maupun furnitur.  

“Tren ini meningkat secara masif karena pandemi COVID-19.  Pada April misalnya, kami mencatatkan penjualan online tertinggi kami dengan angka yang melebihi penjualan ketika hari belanja online terpopuler Indonesia (Harbolnas) pada 12/12.  Masa depan eCommerce kini jauh lebih terang, dan perkembangannya akan terus positif seiring dukungan dalam hal peningkatan infrastruktur dan sistem pembayaran,” kata Christian.

Menurutnya, dalam dua tahun, Fabelio sebagai suatu destinasi home & living yang dapat memberikan para pelanggan semua produk dan layanan yang terkait dengan kebutuhan perabotan rumah dan interior mereka.  Porsi signifikan dari pendanaan ini akan diinvestasikan ke teknologi, yang meliputi peningkatan tim teknologi kami saat ini yang terdiri dari 40 engineer.  

Sejak pendanaan Seri B senilai US$6,5 juta pada 2018 lalu, Fabelio telah mengalami peningkatan bisnis secara eksponensial di Indonesia dengan memiliki tiga kantor domestik dan 20 experience center di area strategis seperti Jabodetabek dan Bandung serta memiliki staf yang kini berjumlah 430 orang.

Kini, Fabelio telah mengalami pertumbuhan akuisisi pelanggan hingga 82%, serta melayani lebih dari 1.000 proyek B2B mulai dari properti residensial seperti perumahan dan apartemen, kantor hingga pusat perbelanjaan Citraland, Bank BRI dan MRT Jakarta.  Fabelio juga telah melayani pengantaran ke lebih dari 750 kecamatan di Pulau Jawa sementara kinerja perusahaan tercatat positif sejak akhir 2017 dan dalam target untuk mencapai profitabilitas pada 2022.

Head of Investment MDI Ventures, Winston Adi mengatakan Fabelio berada di posisi unik untuk menciptakan inovasi digital di industri ritel. "Kami yakin dengan investasi ini, Fabelio akan mampu memanfaatkan bisnis dan pelanggan serta mendapati produk furnitur mereka bisa berada di setiap rumah tangga dan bisnis di seluruh pasar lokal dan regional.  MDI akan terus memberikan dukungan di saat mereka terus membawa solusi inovatif ke pasar dan mengeksekusi visi jangka panjangnya,” katanya. 

Fokus utama Fabelio pada 2020 adalah meningkatkan pangsa pasar yang akan didukung lewat upaya perekrutan SDM engineering, upaya pemasaran berkelanjutan secara online, pengembangan produk dan perbaikan operasional.  

telkom sigma
Perusahaan ini juga sedang secara aktif mencari investor regional di Asia Tenggara dan Tiongkok untuk menutup babak Seri C mereka pada akhir 2020, sehingga memungkinkan Fabelio untuk mencapai misinya dalam menyediakan furnitur berkualitas tinggi dan layanan pelanggan yang luar biasa, sehingga pada akhirnya dapat memenangkan kepercayaan pelanggan di Indonesia.(ak)

Smart City, satukan Negeri
Artikel Terkait
Kuota Ketengan