Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Asyik, LinkAja layani isi ulang e-money Himbara

08:59:50 | 18 Sep 2019
Asyik, LinkAja layani isi ulang e-money Himbara
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) terus meningkatkan fitur dari layanan uang elektronik (e-Money) LinkAja.

Terbaru, LinkAja mendukung isi ulang (Top Up) kartu uang elektronik milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu E-Money dari Bank Mandiri, Brizzi dari Bank BRI, dan TapCash dari Bank BNI.

Kartu-kartu ini pada umumnya digunakan masyarakat Indonesia untuk melakukan pembayaran di jalan tol dan juga pembayaran biaya parkir. Untuk memanjakan pengguna setia, LinkAja juga menghadirkan promo cashback sampai akhir bulan September 2019, dengan maksimal Rp10 ribu.

“Hadirnya layanan isi saldo kartu uang elektronik ini merupakan salah satu bentuk sinergi LinkAja dengan Himbara dalam memicu transaksi nontunai di tengah masyarakat. Kami melihat banyak masyarakat Indonesia menggunakan kartu uang elektronik untuk parkir dan jalan tol, namun seringkali mengalami kendala dalam melakukan isi ulang saldo. Kepuasan pengguna adalah hal utama bagi kami dan kami harap layanan tambahan ini dapat menjasi solusi praktis bagi para pengguna kartu uang elektronik di seluruh Indonesia,” kata Direktur Utama LinkAja Danu Wicaksana dalam keterangan kemarin.

Tahapan Isi saldo kartu uang elektronik adalah sebagai berikut :

Angkasa Pura 2
1. Buka aplikasi LinkAja dan pastikan aplikasi LinkAja versi terbaru (ios versi 3.5.0 dan android versi 3.5.1)
2. Pilih menu kartu uang elektronik
3. Masukkan nomor kartu
4. Pilih nominal Top Up
5. Masukkan nomor PIN
6. Jika pengguna menggunakan ponsel dengan fitur NFC (near field communication), pengguna juga dapat langsung melakukan update saldo kartu uang elektronik dengan menempelkan kartu uang elektronik ke ponsel.(ad)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
Editorial
Jarimu harimaumu