Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Paruh tahun, Peruri bukukan keuntungan Rp167 miliar

05:45:25 | 08 Aug 2019
Paruh tahun, Peruri bukukan keuntungan Rp167 miliar
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) berhasil mencatatkan keuntungan Rp 167 miliar hingga semester pertama 2019 naik 5.221% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,14 miliar.

Dalam keterangannya (7/8), dinyatakan pendapatan usaha tercatat Rp 1,68 triliun, naik 94,21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 866 miliar.  

Laba usaha sebesar Rp 251,7 miliar, naik 1.246% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 18,7 miliar.

Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 433,6 miliar, naik 173,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 158,8 miliar.

Total aset sebesar Rp 5,41 triliun, naik 14,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,74 triliun.  

Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya menjelaskan Pertumbuhan year on year (yoy) 2018-2019 sangat signifikan karena pada 2018 penugasan pencetakan uang dari Bank Indonesia menurun 36,71% dari tahun sebelumnya.

"Penurunan tersebut semata-mata merupakan kebijakan Bank Indonesia dan Peruri hanya bertugas melaksanakan pencetakan uang tersebut. Pada 2019, penugasan pencetakan uang rupiah naik 64,86% sehingga kinerja Semester I 2019 kembali melonjak. Perlu diketahui bahwa kontribusi pendapatan pencetakan uang rupiah terhadap Peruri rata-rata mencapai 60-70%," katanya dalam keterangan kemarin.

Pendapatan perusahaan Semester I 2019 dikontribusi oleh produksi pencetakan uang kertas Rupiah/NKRI sebesar 5,23 miliar bilyet, naik 115,93% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2,42 miliar bilyet.

Produksi uang logam Rupiah/NKRI sebesar 370 juta keping, naik 6,10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 348,7 juta keping. Paspor RI belum ada produksi, turun 100% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 780 ribu buku.

Telkom Marketing 2
Produksi pita cukai sebesar 97,7 juta lembar, naik 13,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 85,9 juta lembar. Produksi meterai sebesar 100 juta keping, turun 45,95% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 185 juta keping.

Pada akhir 2019 diproyeksikan pendapatan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 312,16 miliar atau mencapai 103,41% dari target RKAP 2019 sebesar Rp 301,85 miliar.

Angkasa Pura 2
Pencapaian tersebut dikarenakan adanya program efisiensi perusahaan yang sedang berjalan dan proyeksi gain absorption dari perusahaan afiliasi PT Sicpa Peruri Securink (SPS). Hingga Semester I 2019, gain absorption PT SPS sebesar Rp 31,78 miliar dari target sebesar Rp 6 miliar.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
pollingkabinetjokowi.jpeg
More Stories
telkom sigma