telkomsel halo

Kominfo ingin sederhanakan sertifikasi ponsel, Ini suara AIPTI

10:59:27 | 14 Sep 2016
Kominfo ingin sederhanakan sertifikasi ponsel, Ini suara AIPTI
Hendrik R Karosekali (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) mendukung  wacana dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menyederhanakan proses sertifikasi telepon seluler (Ponsel) di Indonesia.

“Kalau tujuannya memangkas proses kita setuju, tetapi kalau menghapuskan sertifikasi dan Type Approval, itu kita tak setuju,” tegas Sekjen AIPTI Hendrik R Karosekali kepada IndoTelko, Rabu (14/9).

Diungkapkannya, belum lama ini ada pertemuan dengan Kominfo membahas  bagaimana mempercepat prosesnya agar  uji lab dan lainnya bisa dilakukan di masing-masing pabrik yang melakukan manufacture di indonesia. Hal ini dilakukan karena Kominfo sadar dan mengetahui kalau alat test yang ada di pabrikan masih lebih kompeten daripada yang dimilikinya. “Nah, karena alat test terbatas, kominfo mengusulkan agar uji test di masing-masing pabrik,” katanya.

Diingatkannya, peraturan sertifikasi adalah nyawanya untuk ijin masuk ponsel ke Indonesia. Khusus bagi smartphone 4G, ada lagi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

“Ini kalau tiba-tiba berubah, sangat mempengaruhi dunia ponsel di Indonesia. Bisa jadi omong kosong itu ingin menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kominfo itu rohnya, berupa sertifikat Type Approval. Badannya di Kemenperin dengan TKDN, tangannya di Kemendag. Ini semua harus jalan seiring,” ingatnya.

General Manager Mobile Phone Polytron, Usun Pringgodigdo  menyarankan ada kejelasan lebih lanjut dari wacana yang digulirkan Kominfo tersebut. “Harus lebih jelas terutama untuk merek lokal dan yang dirakit di Indonesia. Apalagi kita ada isu TKDN di smartphone 4G,” tegasnya. (Baca: TKDN Smartphone)

Sementara MBG Country Lead Lenovo Indonesia Adrie R Suhadi menyambut gembira wacana tersebut  karena menjadikan masyarakat bisa lebih cepat menikmati teknologi terkini. “Kita ini selalu telat 2-3 bulan dibandingkan negara lain kalau ada produk baru keluar,” katanya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara melontarkan wacana untuk memangkas antrian ponsel baru mendapat uji lab perangkat. (Baca: Sertifikasi ponsel) Dalam wacana tersebut gadget tidak harus di test/uji ke balai Uji kominfo/lab lain  sepanjang ada hasil uji yang sudah ada dan itu yang menjadi acuan untuk di cek kesesuaiannya dengan standar yang ditetapkan.(sg/dn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year