Tiga OTT Lokal ini akan Didukung ATSI

10:01:26 | 10 Mar 2016
Tiga OTT Lokal ini akan Didukung ATSI
Ilustrasi (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) akhirnya mengumumkan tiga Over The Top (OTT) lokal yang akan mendapatkan pembinaan dari ATSI organisasi tersebut bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Tiga OTT yang beruntung tersebut adalah  Qlue (qlue.co.id), Catfiz (catfiz.com), dan Sebangsa (sebangsa.com). Ketiganya merupakan hasil seleksi nasional yang dilaksanakan Desember tahun lalu.

“Kami pilih tiga OTT lokal ini karena  memiliki komitmen yang tinggi dan rencana kerja yang jelas, namun mereka belum dikenal secara luas oleh ke masyarakat,” kata Ketua Tim Seleksi OTT Nasional Binaan ATSI Ongki Kurniawan, kemarin.

Contohnya, Qlue sebagai penyedia aplikasi yang dipercaya untuk mendukung kegiatan terkait dengan kinerja Pemprov DKI Jakarta.

Berkat Qlue, masyarakat dapat menyampaikan keluhan dan masukan kepada Pemda DKI dan akan segera ditindaklanjuti secara langsung atau didiskusikan dalam forum yang transparan tanpa melalui birokrasi yang berbelit.

Sedangkan Catfiz, menyediakan layanan dengan platform percakapan (messaging). Catfiz dapat menampung percakapan dalam group dengan jumlah anggota hingga mencapai 2000 orang dan memiliki fitur video streaming.
 
Saat ini baru tersedia untuk Android, dan sudah memiliki 100 ribu pengguna aktif. Sebangsa, saat ini masih fokus untuk berusaha menjadi platform media sosial bagi komunitas. Sebangsa memiliki 20 ribu pengguna, tersedia di web, android dan IOS.

Ketua Umum ATSI Alexander Rusli menyambut baik dan merasa bangga dengan terpilihnya tiga OTT lokal tersebut. “ATSI akan berusaha memperkenalkan keberadaan OTT Nasional ini bukan saja ke masyarakat Indonesia tetapi ke pasar manca negara. Kami ingin mereka dapat bersaing dengan nama-nama besar OTT di tingkat global,” ujarnya. (Baca juga: Tawaran ATSI kurang menarik)

Dukungan yang akan diberikan oleh operator seluler kepada OTT lokal tersebut antara lain berupa SMS blast ke pelanggan, penyebutan dalam materi promosi sesuai dengan program masing-masing operator serta mengadakan joint event bersama operator untuk menaikkan jumlah pelanggan. (Baca juga: Syarat ATSI dukung OTT Lokal)

“OTT Nasional tersebut akan benar-benar dilepas pembinaanya kalau jumlah pelanggannya sudah mencapai minimal 20 juta pelanggan,” jelasnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengharapkan OTT lokal  harus terus dipromosikan dan diperkuat sebagai bagian dari pembinaan di sektor industri dan ekonomi kreatif. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membangun OTT Nasional guna mendorong terwujudnya Digital Ekonomi di Indonesia.

“Saya harap ketiga OTT Nasional tersebut dapat menunjukan keseriusannya bahwa mereka layak didukung, serta dapat memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat termasuk bagi komunitas Pemerintahan,” katanya.(ak)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait