Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya

Blokir Netflix, Penjualan Telkomsel malah Joss

13:46:36 | 15 Feb 2016
Blokir Netflix, Penjualan Telkomsel malah Joss
Pelanggan Telkomsel tengah isi ulang pulsa (dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Penguasa seluler nasional, Telkomsel, menegaskan tak terpengaruh dengan aksi pemblokiran layanan Netflix terhadap penjualan produknya sejak akhir Januari hingga medio Februari 2016.

“Tak ada pengaruhnya Netflix di jaringan Telkomsel. Netflix  hanya ambil sekitar 0,5% dari payload trafik data Telkomsel. Diblokir, tak ada pengaruhnya. Apalagi ke penjualan,” tegas Direktur Penjualan Telkomsel Masud Khamid di Jakarta, Senin (15/2).

Ditegaskannya, Telkomsel masih bersama induk usaha, Telkom, dalam menyikapi kehadiran Netflix yakni memblokir karena tak memenuhi regulasi di Indonesia.

“Kita 3S alias Solid, Speed, Smart soal Netflix. Selama parent (induk usaha) tak ada komando buka, kami tak bukalah. Kita tunggu saja perkembangan dari Parent,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini penjualan dari voucher Telkomsel per hari sudah sekitar Rp 230 miliar hingga Rp 240 miliar. (Baca juga: Bisnis Digital Telkomsel)

“Tahun ini kita ingin stabil di Rp 240 miliar per hari. Layanan digital service akan ditambah terus. Banyak kok yang setara atau lebih baik dari Netflix. Jangan habis energi bahas Netflix terus,” pungkasnya. (Baca juga: Netflix perpanjang masa promosi)   

Bakti
Sebelumnya, Telkom mengumumkan memblokir layanan video streaming asal Amerika itu bagi semua pelanggan Telkom Grup (IndiHome, WiFi.id, dan Telkomsel) karena alasan Netflix banyak memuat konten berbau pornografi. (Baca juga: Telkom blokir Netflix)

telkom sigma
Netflix telah memperpanjang masa promosi di Indonesia. (Baca juga: Operator terbelah sikapi Netflix) Bagi pesaing Telkom Grup, Netflix dianggap menawarkan peluang karena trafik mengalami kenaikan.(dn) 

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Telkom DES
More Stories
Indonesia Digital Network
Financial Analysis
XL kurangi kepemilikan di PDGDC