Paket Phoenix
Paket Phoenix

Diblokir Telkom, Netflix Perpanjang Masa Promosi

10:42:46 | 05 Feb 2016
Diblokir Telkom, Netflix Perpanjang Masa Promosi
Tampilan situs Netflix (dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Layanan video streaming Netflix memperpanjang masa promosinya di Indonesia hingga Maret 2015.

Dalam situs resminya dinyatakan (https://www.netflix.com/id/), masih ditawarkan konten gratis bagi pelanggan dan masa promosi berakhir 5 Maret 2016.

Ini artinya, pelanggan Netflix di Indonesia yang telah mendaftar sebelumnya bisa menikmati layanan ini selama dua bulan. Sementara itu, bagi pelanggan baru yang akan mendaftar saat ini, mereka masih bisa menikmati promosi gratis selama satu bulan ke depan.

Setelah masa promosi itu, layanan Netflix akan dibanderol mulai Rp 109 ribu hingga Rp 169 ribu. (Baca juga: Konflik Netflix)

Netflix masuk Indonesia pada 7 Januari 2016 sebagai bagian dari aksi ekspansi ke 130 negara di 2016. Kala itu,  layanan Netflix masih digratiskan hingga 7 Februari mendatang.

Pada tanggal 27 Januari 2016  jam 00.00 Wib, salah satu operator di Indonesia, Telkom memutuskan untuk memblokir layanan ini ke pelanggannya karena dianggap tak memenuhi regulasi yang ada di Tanah Air. (Baca juga: Telkom Blokir Netflix)

Over The Top (OTT) asal Amerika Serikat ini belum pernah membuka komunikasi ke regulator atau operator di Indonesia hingga masa promosi tahap pertama berakhir. (Baca juga: Netflix tak sowan)

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sendiri menargetkan aturan teknis terkait layanan seperti Netflix akan selesai pada Maret mendatang. (Baca juga: Aturan untuk Netflix)

Di Wall Street Journal, Kamis (28/1/2016), juru bicara Netflix mengutarakan akan mengikuti dan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di negara lokal, Indonesia.

Menurut  Netflix, perusahaan tidak perlu mengajukan izin siaran, dikarenakan perusahaan bergerak dibidang layanan TV berbasis kabel jaringan bukan seperti siaran TV pada umumnya.

“Netflix adalah sebuah jaringan televisi berbasis internet, bukan penyiar tradisional. Kami adalah layanan on-demand yang memungkinkan orang untuk memilih ingin berlangganan atau memutuskannya, apa, di mana, dan kapan untuk menonton,” ungkapnya.

telkom sigma
Apakah langkah Netflix memperpanjang masa promosi untuk menunggu regulasi OTT keluar di Indonesia? (id)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Smart City, satukan Negeri
Artikel Terkait
Kuota Ketengan