telkomsel halo

Jika Erik Terbang ke Garuda, Alex Rangkap Jabatan

20:31:48 | 25 Apr 2013
Jika Erik Terbang ke Garuda, Alex Rangkap Jabatan
Alexander Rusli (DOK)
JAKARTA (IndoTelko) – PT Indosat Tbk (Indosat) telah menyiapkan jalan keluar seandainya Erik Meijer terbang ke Garuda Indonesia pada Jumat (26/4).

“Jika akhirnya Erik memang memilih menjadi Direktur di Garuda Indonesia besok, kita sudah siapkan jalan keluar sementara. Jabatan Direktur & Chief Commercial Officer yang beliau tinggalkan akan saya rangkap hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indosat pada Juni nanti,” ungkap Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli di Jakarta usai menandatangani kerjasama dengan klub sepak bola Barcelona, Kamis (25/4).

Dikatakannya, selama masa rangkap jabatan, perseroan nantinya akan mencari pengganti Erik yang bisa mengangkat kinerja dari perseroan. "Kita tidak mau buru-buru mencari penggantinya. Bisa dari dalam atau luar. Lihat saja nanti," katanya.

Alex menegaskan, perseroan siap mendukung langkah pemerintah jika memang menginginkan Erik untuk membantu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang transportasi.”Kalau pemerintah yang minta masa kita tahan. Kita siap mendukung. Tetapi semua itu diserahkan ke Erik untuk mengambil keputusan. Saya rasa kita akan tahu besok kala Garuda melaksanakan RUPS Jumat (26/4), besok,” katanya.

Kala ditanya ketidakhadiran Erik di acara penandatanganan kerjasama tersebut, Alex mengungkapkan, Erik tengah dipanggil ke  kantor BUMN. “Erik sedang di sana (Kantor BUMN),” katanya.

Erik kala dikonfirmasi terkait keberadaannya pada Kamis (25/4) sore mengelak kala ditanya. “Nanti saja. Lihat saja besok hasilnya,” katanya.

Sekadar catatan,  Garuda akan menyelenggarakan RUPS pada Jumaat (26/4) di salah satu hotel berbintang pada jam 10.00 pagi.  Salah satu agenda kabarnya memasukkan Erik sebagai pengganti Elisa Lumbantoruan di posisi Direktur Pemasaran.
 
Menteri BUMN Dahlan Iskan sendiri  mengakui akan menggaet  Erik Meijer untuk menjadi calon direksi  di  Garuda.
Alasan Dahlan menggaet Erik adalah untuk memperkuat pangsa pasar Garuda Indonesia di kancah internasional. Erik menjadi calon kuat karena satu-satunya kandidat yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan.  
 
Jajaran direksi Garuda Indonesia sendiri sebenarnya memiliki  masa bakti hingga 2017. Namun, Direktur Utama Emirsyah Satar berakhir di 2015.
 
EM selama ini lebih dikenal sepak terjangnya di industri telekomunikasi Indonesia di Telkomsel dengan posisi terakhir VP Marketing dan CRM. Setelah itu menjadi Wadirut di Bakrie Telecom. Di kedua operator ini nama EM lumayan mewangi karena mampu mengangkat merek dan reputasi kedua perseroan.

Di Indosat, EM baru bergabung pada Mei 2012. Bergabungnya suami dari artis Maudy Kusnaedi ini tak bisa dilepaskan dari keuletan mantan Presiden Direktur & CEO Indosat Harry Sasongko yang selama setahun mendekati dan menyakinkan Erik agar mau bergabung ke anak usaha Qatar Telecom itu.
 
Di Indosat, sepak  terjang EM sebenarnya belum  terbukti mengembalikan opeator ini ke masa jayanya karena baru saja menjabat. Jika dilihat dari sisi keuangan, kinerja Indosat secara bottom line tak menggembirakan di 2012.

Indosat  selama 2012  membukukan keuntungan sebesar Rp  417,4 miliar selama 2012 atau turun 52,5% dibandingkan periode 2011 sebesar Rp 879,7 miliar.

Namun,  secara topline perseroan  pada 2012 berhasil mendapatkan pendapatan usaha sebesar Rp 22.718 triliun atau naik 10,4% dibandingkan periode sama 2011 sebesar Rp 20,576 triliun .

Bahkan, jika dilihat di periode EM mulai aktif bekerja yakni kuartal III, terjadi peningkatan signifikan di pendapatan.  Di  kuartal III-2012 ke kuartal IV-2012 terjadi peningkatan 18,8% yakni dari Rp 5.227 triliun ke Rp 6.209 triliun.

Penopang pendapatan perseroan masih dari bisnis seluler yakni sebesar Rp 18.762 triliun di periode 2012 atau tumbuh 12% dibandingkan 2011 sebesar Rp 16.75 triliun. Jumlah pelanggan seluler perseroan sebanyak 58,5 juta nomor naik 13,1%  dibandingkan 2011 sebesar 51,7 juta nomor.

Salah satu aksi pemasaran EM yang cerdik adalah ketika melepas  produk iPhone 5 dan BlackBerry Z10 ke pasar. Di tengah pertempuran dengan Telkomsel dan XL dalam mengemas pemasaran kedua produk itu ke pasar, EM berhasil meluncurkannya dengan diferensiasi yang kuat bagi pelanggan Indosat yang berujung naiknya reputasi perseroan.

Namun, banyak kalangan menilai EM belum optimal di Indosat dan hasil kreasi pemasarannya baru bisa diukur pada akhir tahun nanti.

Akankah EM pada Jumat (26/4) besok memilih Garuda atau lebih ingin membuktikan kemampuan terlebih dulu di Indosat? Kita tunggu saja.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year