telkomsel halo

Alita gandeng Fujitsu, AI analisis gerak sasar olahraga dan kesehatan

05:44:00 | 19 Sep 2026
Alita gandeng Fujitsu, AI analisis gerak sasar olahraga dan kesehatan
JAKARTA (IndoTelko) - PT Alita Praya Mitra (Alita) menggandeng Fujitsu Limited untuk membawa teknologi Human Motion Analytics berbasis kecerdasan buatan (AI) ke Indonesia. Teknologi tersebut ditujukan untuk membuka pemanfaatan analitik gerak manusia di sektor olahraga dan kesehatan.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Alita Joseph Lumban Gaol dan Corporate Executive Officer, EVP, Global Solutions Business Group Fujitsu Limited Naoko Otsuka di Jakarta, Jumat (11/9).

Teknologi ini diperkenalkan kepada publik melalui booth bersama Alita dan Fujitsu di Indonesia Sports Summit 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada 1113 September 2026.

Pengunjung dapat mencoba empat penerapan Human Motion Analytics, yakni AI Gait Analysis untuk menganalisis pola berjalan dan mobilitas, Senior Functional Training untuk kebugaran lansia dan pengurangan risiko jatuh, Rowing Performance Analysis untuk mengukur teknik serta efisiensi gerakan mendayung, dan Golf Swing Analysis untuk menganalisis mekanika ayunan.

Analisis Gerak Tanpa Sensor

Human Motion Analytics Fujitsu menggunakan teknologi skeleton recognition AI untuk mengubah rekaman video biasa menjadi data gerakan tubuh manusia secara tiga dimensi.

Pendekatan tersebut tidak membutuhkan sensor yang dikenakan pada tubuh maupun studio motion capture. Dengan kamera standar dan pemrosesan AI, analisis gerakan dapat dilakukan di lapangan olahraga, ruang latihan maupun fasilitas kesehatan.

Direktur Utama Alita Joseph Lumban Gaol mengatakan teknologi tersebut berpotensi membuat analisis gerak yang sebelumnya identik dengan laboratorium dan perangkat khusus menjadi lebih mudah diterapkan.

“Teknologi ini membuat analisis gerak yang tadinya hanya bisa dilakukan di laboratorium menjadi jauh lebih terjangkau. Bagi kami, ini bukan sekadar mendatangkan produk dari luar, tetapi Alita sebagai perusahaan teknologi lokal akan mengembangkan penggunaan teknologinya dengan konteks Indonesia,” kata Joseph.

Pemanfaatannya mencakup sejumlah kebutuhan, mulai dari identifikasi bakat, peningkatan performa atlet, pencegahan cedera hingga pemantauan rehabilitasi.

Bagi Alita, kolaborasi ini juga memperluas penerapan pilar Business Productivity yang dikembangkan perusahaan, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk kebutuhan organisasi.

Masuk Ekosistem Fujitsu Uvance

Human Motion Analytics merupakan bagian dari Fujitsu Uvance, portofolio solusi Fujitsu yang dirancang untuk berbagai industri. Alita juga telah disetujui mengikuti Uvance Partner, program kemitraan Fujitsu untuk mengembangkan peluang bisnis bersama di pasar masing-masing mitra.

Naoko Otsuka mengatakan Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan teknologi yang berkaitan dengan kesehatan, performa manusia, dan kualitas hidup.

“Melalui kerja sama dengan Alita, yang memiliki pemahaman pasar lokal, keahlian di bidang infrastruktur, dan jangkauan nasional yang kuat, kami akan menjajaki bagaimana teknologi dan keahlian Fujitsu dapat menjawab kebutuhan sektor olahraga dan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya, kedua perusahaan akan mengidentifikasi prioritas penerapan teknologi serta menjajaki kolaborasi dengan pemangku kepentingan di sektor olahraga, kesehatan, dan pendidikan.

GCG BUMN
Keduanya juga akan mengevaluasi kebutuhan teknis dan komersial untuk penerapan Human Motion Analytics di Indonesia. MoU yang ditandatangani bersifat tidak mengikat, sementara setiap kerja sama komersial akan dituangkan dalam perjanjian terpisah. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories