Pemuda.ai hadirkan layanan token AI Nasional

08:06:00 | 19 Aug 2026
Pemuda.ai hadirkan layanan token AI Nasional
JAKARTA (IndoTelko) - PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence) resmi memperkenalkan Pemuda.ai, platform teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mendukung pengembangan ekosistem AI nasional.

Peluncuran awal atau soft launching Pemuda.ai ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Onno Center, lembaga pengembangan dan literasi teknologi yang diprakarsai oleh pakar teknologi nasional Onno W. Purbo.

Melalui ekosistem Prominence, Pemuda.ai menghadirkan layanan Token-as-a-Service (TaaS) yang memungkinkan pengembang, perusahaan, hingga sektor publik mengelola penggunaan token AI secara lebih fleksibel, efisien, dan transparan.

Director & Founder Prominence, Edi Sugianto, mengatakan kehadiran Pemuda.ai merupakan bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan industri dengan pengembangan teknologi AI yang lebih mandiri di Indonesia.

“Melalui soft launching Pemuda.ai dan layanan Token-as-a-Service, kami ingin menjawab kebutuhan developer serta enterprise dalam mengelola ekosistem AI secara efisien. Kolaborasi dengan Onno Center akan menjadi penggerak untuk menghadirkan inovasi AI yang aplikatif,” ujar Edi.

Layanan TaaS yang dikembangkan Pemuda.ai memungkinkan pengguna mengatur kuota token AI, mengoptimalkan biaya penggunaan, serta mempermudah proses transaksi dan administrasi dalam pemanfaatan teknologi AI.

Dorong Kemandirian Teknologi AI

Kerja sama dengan Onno Center menjadi bagian dari strategi Pemuda.ai untuk memperluas riset, edukasi, dan implementasi solusi AI yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri Indonesia.

Founder Onno Center, Onno W. Purbo, menilai pengelolaan token menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengembangan teknologi AI.

“Inisiatif ini sejalan dengan misi Onno Center dalam mendorong kemandirian teknologi terbuka. Pemuda.ai memberikan akses dan tata kelola token yang dibutuhkan komunitas maupun industri di Indonesia,” kata Onno.

Pengembangan Pemuda.ai juga mendukung arah penguatan kemandirian AI nasional atau sovereign AI, yang mencakup pengembangan model AI lokal, infrastruktur komputasi, serta peningkatan kapasitas talenta digital.

Tokoh telekomunikasi nasional Rudolf Nainggolan turut memberikan dukungan terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, sektor telekomunikasi dan industri perlu bergerak cepat menghadapi perkembangan AI.

“Platform seperti Pemuda.ai dapat menjadi fondasi penting bagi penguatan ekosistem digital dan kemandirian teknologi nasional,” ujar Rudolf.

Prominence menjadwalkan peluncuran resmi Pemuda.ai secara nasional pada 28 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Agenda tersebut akan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi serta mendorong pemanfaatan AI yang lebih inklusif dan relevan bagi kebutuhan Indonesia. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait