telkomsel halo

Toilet bersih dan Musala jadi faktor utama pemudik memilih Rest Area

06:46:00 | 19 Jul 2026
Toilet bersih dan Musala jadi faktor utama pemudik memilih Rest Area
JAKARTA (IndoTelko) - Perjalanan mudik jarak jauh membuat kebutuhan akan tempat istirahat yang nyaman semakin penting bagi masyarakat. Hasil riset Jakpat menunjukkan mayoritas pemudik memilih berhenti beberapa kali selama perjalanan, dengan fasilitas dasar seperti toilet dan musala menjadi pertimbangan utama saat menentukan lokasi singgah.

Survei yang melibatkan 500 responden ini memotret kebiasaan pemudik Lebaran 2026 yang melakukan perjalanan darat dari wilayah barat menuju timur Pulau Jawa.

Hasil riset menunjukkan 70% responden menggunakan mobil pribadi sebagai moda transportasi utama saat mudik. Sementara itu, 21% memilih bus dan 7% menggunakan layanan travel. Dari sisi rute, sebanyak 56% pemudik melintasi Tol Trans Jawa secara penuh, sedangkan sisanya mengombinasikan jalur tol dan non-tol.

Durasi perjalanan rata-rata mencapai 10 jam. Sebanyak 27% responden menempuh perjalanan selama tiga hingga lima jam, sementara seperempat responden menghabiskan waktu antara sembilan hingga 12 jam di perjalanan. Untuk menjaga kondisi fisik, 46% responden mengaku berhenti dua hingga tiga kali sebelum tiba di tujuan.

Wilayah Jawa Tengah bagian utara menjadi destinasi mudik terbanyak dengan porsi 19%, disusul Solo Raya sebesar 18% dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 14%.

Selama perjalanan, seluruh responden mengaku memanfaatkan rest area sebagai lokasi singgah. Selain beristirahat, 78% membeli makanan atau minuman, 76% beribadah di musala, 76% mendengarkan musik atau radio, dan 73% mengakses media sosial.

Faktor utama dalam memilih tempat berhenti adalah tersedianya fasilitas yang memadai. Sebanyak 74% responden menempatkan toilet sebagai prioritas utama, disusul keberadaan musala (72%) dan kebersihan fasilitas (65%).

Temuan tersebut sejalan dengan pola pemanfaatan fasilitas di rest area. Toilet umum menjadi fasilitas yang paling banyak digunakan dengan persentase 81%, diikuti musala sebesar 76%. Sementara itu, SPBU dan tempat makan masing-masing dikunjungi oleh 69% responden.

Lead Researcher Jakpat, Farida Hasna, mengatakan perjalanan mudik yang didominasi kendaraan pribadi membuat keberadaan titik singgah semakin penting untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

“Mayoritas pemudik menempuh perjalanan berjam-jam bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi. Karena perjalanan cukup panjang, titik singgah memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan perjalanan. Hal ini terlihat dari tingginya ekspektasi pemudik terhadap fasilitas yang mampu memenuhi kebutuhan dasar, seperti toilet yang bersih, area istirahat yang nyaman, serta tempat ibadah yang memadai,” ujarnya.

GCG BUMN
Riset ini menunjukkan bahwa kualitas fasilitas di rest area kini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengalaman perjalanan mudik yang aman dan nyaman, terutama bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jarak jauh melalui jalur darat. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories