JAKARTA (IndoTelko) - SailPoint mengumumkan rencana akuisisi terhadap Entro sebagai bagian dari strategi memperkuat keamanan identitas di era kecerdasan artifisial (AI). Langkah ini sekaligus ditujukan untuk mempercepat pengembangan Agentic Fabric, platform yang dirancang untuk mengamankan agen AI otonom dan identitas non-manusia (non-human identity/NHI).
Seiring meningkatnya adopsi agen AI, arsitektur cloud yang semakin kompleks, serta otomatisasi proses bisnis, organisasi menghadapi tantangan baru dalam mengelola akses dan melindungi aset digital. Pendekatan keamanan berbasis perimeter dinilai tidak lagi memadai, sehingga identitas menjadi elemen utama dalam pengelolaan risiko siber.
Melalui integrasi teknologi Entro, SailPoint berupaya memperluas kemampuan pelanggannya dalam menemukan, mengelola, dan mengamankan identitas non-manusia beserta kredensial yang digunakan untuk mengakses data dan sistem perusahaan.
CEO dan Founder SailPoint, Mark McClain, mengatakan peluncuran Agentic Fabric menandai perubahan paradigma dalam pengamanan agen AI dan identitas non-manusia dalam skala besar.
“Integrasi kapabilitas Entro akan menghadirkan visibilitas yang lebih menyeluruh terhadap identitas non-manusia, termasuk konteks dan kredensial yang digunakan untuk mengakses aset penting perusahaan,” ujarnya.
Entro dikenal sebagai penyedia solusi keamanan untuk identitas non-manusia dan kredensial, termasuk token, sertifikat, kunci akses, serta berbagai secrets yang digunakan dalam lingkungan cloud modern.
Co-Founder dan CEO Entro, Itzik Alvas, menilai peningkatan penggunaan otomatisasi dan agentic workloads membuat perlindungan identitas non-manusia menjadi semakin penting.
“Kombinasi kemampuan SailPoint dan Entro akan memperkuat pengamanan identitas manusia maupun non-manusia di lingkungan perusahaan global,” katanya.
Setelah proses akuisisi rampung, SailPoint berencana mengintegrasikan sejumlah kapabilitas Entro ke dalam Agentic Fabric. Fitur tersebut meliputi kemampuan discovery tanpa agen untuk lebih dari 1.000 jenis identitas non-manusia dan agen AI, serta deteksi terhadap lebih dari 1.200 jenis kredensial yang tersebar di lebih dari 70 sumber perusahaan, termasuk lingkungan cloud, alat pengembang, pipeline CI/CD, serta aplikasi software-as-a-service (SaaS).
Integrasi ini juga akan menghadirkan pemetaan lineage yang memungkinkan organisasi menghubungkan identitas non-manusia dengan pemilik manusianya. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akuntabilitas, mendukung tata kelola siklus hidup identitas, dan menerapkan prinsip zero-standing privileges.
Selain itu, SailPoint akan memanfaatkan teknologi Non-Human Identity Detection and Response (NHIDR) milik Entro untuk memantau perilaku agen AI dan identitas mesin secara real-time. Solusi ini dirancang untuk mendeteksi anomali, mengidentifikasi akses berlebihan, serta mengotomatisasi mitigasi ancaman.
SailPoint menilai kapabilitas tersebut akan membantu perusahaan menjawab tantangan keamanan, privasi, dan kepatuhan yang muncul seiring penerapan AI di lingkungan bisnis.
Transaksi akuisisi ini masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan umum dan ditargetkan selesai pada kuartal ketiga tahun fiskal 2027. (mas)