telkomsel halo

KICS dongkrak pertumbuhan bisnis Kaspersky di Indonesia

06:57:00 | 11 Jun 2026
KICS dongkrak pertumbuhan bisnis Kaspersky di Indonesia
JAKARTA (IndoTelko) - Kaspersky mencatat pertumbuhan bisnis positif di Indonesia sepanjang 2025 seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan keamanan siber di berbagai sektor. Salah satu pendorong utama kinerja tersebut berasal dari meningkatnya adopsi solusi keamanan siber industri yang tumbuh signifikan di pasar domestik.

Secara global, perusahaan keamanan siber tersebut membukukan penjualan hampir US$836 juta pada 2025 atau naik 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan segmen bisnis korporasi (B2B) yang meningkat 16% secara tahunan.

Di Indonesia, Kaspersky mencatat pertumbuhan bisnis sebesar 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh percepatan transformasi digital yang dilakukan perusahaan maupun instansi pemerintah, serta semakin tingginya kesadaran terhadap ancaman siber yang menyasar infrastruktur kritis dan sektor industri.

Kontributor terbesar pertumbuhan di Indonesia berasal dari solusi Kaspersky Industrial CyberSecurity (KICS) yang melonjak 46% secara tahunan. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian pelaku industri terhadap perlindungan teknologi operasional (OT) dan sistem kontrol industri yang kini semakin terhubung dengan jaringan digital.

Meningkatnya konektivitas di lingkungan industri turut memperbesar risiko terhadap berbagai ancaman siber seperti ransomware, serangan rantai pasok, hingga serangan terarah yang dapat mengganggu operasional dan layanan penting. Untuk itu, solusi keamanan siber industri menjadi semakin relevan dalam menjaga keberlangsungan operasional sektor strategis.

Secara global, permintaan terhadap Kaspersky Industrial CyberSecurity juga terus meningkat dengan pertumbuhan 25% dibandingkan tahun sebelumnya. Solusi tersebut dirancang untuk melindungi aset, peralatan, dan jaringan OT dari berbagai ancaman siber tanpa mengganggu proses operasional industri.

Selain KICS, sejumlah produk yang menjadi penyumbang utama penjualan Kaspersky di Indonesia meliputi Endpoint Detection and Response (EDR) Optimum untuk segmen bisnis, Kaspersky Next EDR Foundations untuk pelanggan korporasi, serta lini produk konsumen Kaspersky Standard, Plus, dan Premium.

Pendiri dan CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky, mengatakan hasil bisnis yang dicapai perusahaan menunjukkan efektivitas strategi pertumbuhan yang dijalankan di tengah tantangan keamanan siber yang terus berkembang.

Menurutnya, perusahaan berhasil mempertahankan pertumbuhan di sejumlah wilayah utama seperti Timur Tengah, Asia Pasifik, dan Amerika Latin. Kaspersky juga akan terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia, teknologi, produk, dan ekspansi bisnis guna menangkap peluang baru di masa mendatang.

Sementara itu, Country Manager Indonesia Kaspersky, Defi Nofitra, menilai Indonesia tetap menjadi pasar strategis bagi perusahaan. Menurutnya, lonjakan pertumbuhan KICS menunjukkan bahwa organisasi di Indonesia semakin menempatkan keamanan siber sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan bisnis dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.

GCG BUMN
Untuk mendukung ekspansi regional, Kaspersky juga memperkuat kehadirannya di Asia Pasifik sepanjang 2025. Perusahaan membuka kantor baru di Vietnam, menunjuk pimpinan baru untuk kawasan Asia Tenggara, serta menambah jumlah tenaga profesional global menjadi lebih dari 5.700 orang. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories