telkomsel halo

Palo Alto Networks luncurkan Idira

05:04:00 | 22 May 2026
Palo Alto Networks luncurkan Idira
JAKARTA (IndoTelko) - Palo Alto Networks memperkenalkan Idira, platform keamanan identitas generasi terbaru yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola dan mengamankan seluruh identitas digital di era enterprise AI. Platform ini hadir untuk menjawab meningkatnya ancaman berbasis identitas yang kini menjadi salah satu celah utama serangan siber modern.

Peluncuran Idira sekaligus memperluas kemampuan keamanan identitas bagi pelanggan CyberArk melalui pendekatan privileged access management (PAM) modern yang mendukung identitas manusia, mesin, hingga agentic AI dalam satu platform terpadu.

Menurut Peretz Regev, perkembangan AI telah mengubah lanskap keamanan siber secara signifikan karena kini akses terhadap sistem dan data sensitif tidak lagi hanya dimiliki manusia, tetapi juga identitas mesin dan agentic AI.

Ia menilai identitas kini menjadi target utama serangan siber karena pelaku ancaman lebih sering mengeksploitasi kredensial login dibanding membobol sistem secara langsung. Melalui Idira, perusahaan ingin menghadirkan perlindungan identitas yang lebih menyeluruh dengan memadukan kemampuan PAM modern dan keamanan identitas mesin.

Palo Alto Networks mencatat sebanyak 9 dari 10 organisasi mengalami insiden keamanan terkait identitas dalam setahun terakhir. Di sisi lain, jumlah identitas mesin dan AI kini disebut mencapai 109 kali lebih banyak dibanding identitas manusia.

Selain itu, mayoritas akses privilege di lingkungan enterprise masih menggunakan standing privilege atau akses permanen, yang dinilai meningkatkan risiko penyalahgunaan akun dan kebocoran data.

Melalui Idira, Palo Alto Networks menghadirkan pendekatan zero standing privilege dengan akses berbasis just-in-time untuk mengurangi risiko tersebut. Platform ini juga memanfaatkan AI guna mendeteksi risiko identitas, memonitor jalur akses, serta mengotomatisasi tata kelola keamanan identitas secara menyeluruh.

Idira menawarkan tiga kapabilitas utama, yakni menemukan risiko identitas secara real-time berbasis AI, mengontrol privilege secara dinamis, serta mengotomatisasi kebijakan tata kelola dan kepatuhan.

Bagi pelanggan SaaS CyberArk, Palo Alto Networks menyediakan peningkatan kemampuan secara bertahap, termasuk fitur discovery, zero standing privilege, hingga perlindungan identitas mesin dan AI melalui lisensi tambahan.

Sementara itu, Will Townsend menilai keamanan identitas kini telah berkembang jauh dari sekadar pengelolaan vault akses privilege. Menurutnya, enterprise modern membutuhkan pendekatan keamanan identitas yang mampu melindungi manusia, mesin, dan agentic AI secara bersamaan.

GCG BUMN
Saat ini Idira telah tersedia secara umum, sementara sejumlah kemampuan tambahan dijadwalkan meluncur pada akhir tahun ini. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories