telkomsel halo

Tokocrypto tembus 5 juta pengguna

08:44:00 | 19 May 2026
Tokocrypto tembus 5 juta pengguna
JAKARTA (IndoTelko) - Tokocrypto mencatatkan tonggak baru dengan meraih 5 juta pengguna sejak berdiri pada 2018. Capaian tersebut memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto terbesar di Indonesia.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perdagangan aset kripto yang aman dan mudah diakses.

Menurutnya, pertumbuhan jumlah pengguna bukan sekadar indikator skala bisnis, tetapi juga menunjukkan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap aset digital sebagai bagian dari ekosistem finansial modern.

Sejak berdiri, Tokocrypto disebut mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 5 persen per bulan, berada di atas rata-rata pertumbuhan industri kripto nasional.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 21,37 juta akun per Maret 2026 atau naik 1,43 persen dibanding bulan sebelumnya.

Tokocrypto menilai tren tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap aset kripto masih terus berkembang, tidak hanya di kota besar tetapi juga mulai meluas ke berbagai daerah.

Dari sisi profil pengguna, mayoritas pengguna Tokocrypto berasal dari kelompok laki-laki sebesar 76 persen, sementara perempuan mencapai 24 persen.

Kelompok usia 18 hingga 35 tahun mendominasi lebih dari 60 persen total pengguna, diikuti kelompok usia 3650 tahun dan pengguna berusia di atas 50 tahun.

Sementara berdasarkan profesi, mayoritas pengguna berasal dari kalangan karyawan, disusul mahasiswa dan pengusaha.

Untuk sebaran wilayah, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pengguna terbesar, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Calvin menilai kondisi tersebut menunjukkan aset kripto semakin diterima oleh generasi muda, pekerja, pelajar, hingga pelaku usaha sebagai bagian dari aktivitas finansial mereka.

Selain memperluas basis pengguna, Tokocrypto juga berfokus meningkatkan layanan melalui pengembangan fitur dan produk baru, termasuk perluasan channel deposit melalui kerja sama dengan sektor perbankan.

Perusahaan juga tengah menyiapkan layanan produk derivatif atau futures dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi.

Di sisi edukasi, Tokocrypto terus memperkuat literasi aset digital melalui Tokocrypto Academyyang menyediakan pembelajaran gratis mengenai kripto, blockchain, dan Web3 bagi masyarakat.

Menurut Calvin, edukasi menjadi fondasi penting agar pengguna memahami risiko investasi aset kripto dan dapat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.

GCG BUMN
Ke depan, Tokocrypto menargetkan dapat terus memperkuat ekosistem aset digital yang aman, transparan, dan berkelanjutan di Indonesia. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories