telkomsel halo

Ant International berikan perhatian ke AI dan inklusi digital

05:07:00 | 18 May 2026
Ant International berikan perhatian ke AI dan inklusi digital
JAKARTA (IndoTelko) — Ant International merilis Sustainability Report 2025 dengan fokus utama pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), inklusi digital, dan penguatan kepercayaan publik dalam layanan finansial digital.

Laporan tersebut menjadi edisi kedua sejak perusahaan beroperasi secara independen dan untuk pertama kalinya memasukkan indikator keberlanjutan ke dalam evaluasi kinerja manajemen.

Chairman Ant Group dan Ant International, Eric Jing, mengatakan aspek keberlanjutan kini ditempatkan sejajar dengan target pertumbuhan bisnis dan efisiensi operasional perusahaan.

“Akuntabilitas harus menjadi bagian dari struktur organisasi, bukan sekadar aspirasi,” ujarnya.

Dalam laporan tersebut, Ant International menegaskan strategi keberlanjutannya melalui kerangka 6Ts Sustainability Framework yang mencakup Travel, Trade, Thrive, Tech, Talent, dan Trust.

CEO Ant International, Peng Yang, menyebut perusahaan ingin memastikan inovasi teknologi dapat diakses lebih luas, khususnya bagi UMKM dan pasar berkembang.

Menurut dia, teknologi AI dan layanan finansial digital harus mampu membantu pelaku usaha kecil berkembang di tengah perubahan ekonomi dan teknologi global.

Saat ini, ekosistem pembayaran global Ant International melalui Alipay+ dan Antom telah menghubungkan sekitar dua miliar akun pengguna dengan lebih dari 150 juta merchant di lebih dari 220 pasar dunia.

Perusahaan juga menyebut layanan WorldFirst dan Bettr telah mendukung lebih dari 1,6 juta UKM dan memberikan akses pembiayaan kepada sekitar 30 juta pelaku UMKM dan kelompok underserved.

Dalam pengembangan AI, Ant International memperkenalkan sejumlah solusi baru seperti Antom Copilot 2.0 untuk otomatisasi pembayaran dan manajemen risiko, platform GenAI Cockpit untuk layanan AI-as-a-Service, hingga solusi AI FX yang diklaim mampu memprediksi fluktuasi mata uang dengan akurasi hingga 93 persen.

Di sisi keamanan dan kepatuhan, perusahaan memperkuat investasi pada teknologi anti pencucian uang (anti-money laundering/AML) dan sistem deteksi fraud berbasis AI.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah SHIELD 3-in-1 Transformer dengan tujuh miliar parameter yang diklaim mampu mengidentifikasi transaksi berisiko tinggi dengan tingkat akurasi lebih dari 95 persen.

Ant International juga memperluas kolaborasi keamanan melalui Digital Wallet Guardian Partnership guna meningkatkan perlindungan konsumen dan merchant di ekosistem dompet digital.

Chief Sustainability Officer Ant International, Leiming Chen, mengatakan keberlanjutan kini menjadi bagian penting dalam strategi inovasi perusahaan.

GCG BUMN
“Ke depan kami ingin memastikan pertumbuhan bisnis berjalan secara inklusif, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories