JAKARTA (IndoTelko) — VerifyVASP mengakuisisi Sygna, penyedia solusi Travel Rule asal Jepang, untuk memperluas jaringan infrastruktur kepatuhan aset digital globalnya sekaligus mendorong konsolidasi ekosistem Travel Rule yang selama ini masih terfragmentasi di berbagai yurisdiksi. Aksi korporasi ini memperkuat posisi VerifyVASP sebagai penyedia infrastruktur kepatuhan bagi pelaku industri aset digital di tingkat internasional.
CEO VerifyVASP Shih Yun Chia, menyebut akuisisi ini sebagai langkah penting untuk memperkuat standar global dalam implementasi Travel Rule. "Langkah ini kami ambil di tengah meningkatnya tuntutan regulator terhadap kepatuhan industri aset digital secara global," ujarnya.
Founder dan CEO Sygna Michael Ou, menilai kolaborasi ini akan memperluas jangkauan solusi yang telah dikembangkan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap ekosistem kepatuhan global. Pengguna Sygna dipastikan tetap dapat mengakses layanan seperti biasa sebelum secara bertahap diintegrasikan ke dalam Verified Network milik VerifyVASP, mengikuti ketentuan regulasi di masing-masing negara.
VerifyVASP mengandalkan Verified Network sebagai tulang punggung layanannya, yakni jaringan global yang memungkinkan pertukaran data antar Virtual Asset Service Providers (VASP) secara aman dan terstandarisasi sesuai ketentuan Financial Action Task Force (FATF) serta regulasi perlindungan data di berbagai yurisdiksi.
Bergabungnya Sygna memperluas jaringan ini baik dari sisi wilayah operasional maupun jumlah mitra yang terhubung, sehingga pengguna VerifyVASP memperoleh akses ke basis mitra yang lebih besar dan telah memenuhi standar kepatuhan internasional.
Melalui akuisisi ini, VerifyVASP menargetkan terciptanya sistem kepatuhan lintas pasar yang lebih terhubung, efisien, dan selaras dengan standar internasional, dengan melibatkan pelaku industri aset digital, institusi keuangan, serta regulator di tingkat global.(mas)