JAKARTA (IndoTelko) - Analog Devices resmi mengumumkan teknologi A²B 2.0 telah memasuki tahap produksi penuh untuk mendukung pengalaman audio dalam kendaraan generasi berikutnya.
Sebagai pengembangan terbaru dari teknologi Automotive Audio Bus milik ADI, A²B 2.0 dirancang membantu produsen otomotif dan pemasok menghadirkan pengalaman audio kabin yang lebih kaya melalui kapasitas data lebih besar dan integrasi Ethernet.
Selama satu dekade terakhir, teknologi A²B telah digunakan secara luas di industri otomotif dengan ratusan juta titik instalasi (node) di kendaraan dari lebih dari 35 produsen mobil global.
Teknologi ini dikembangkan untuk sistem berlatensi rendah seperti fitur road-noise cancellationdan sistem komunikasi dalam mobil.
Selain itu, arsitektur A²B diklaim mampu mengurangi kompleksitas kabel dan biaya terkait hingga 75%.
Seiring industri otomotif bergerak menuju konsep Software-Defined Vehicle, kebutuhan akan konektivitas berbandwidth tinggi di dalam kendaraan semakin meningkat.
Fitur-fitur kabin kini semakin banyak dikendalikan dan diperbarui melalui perangkat lunak, sehingga membutuhkan integrasi yang lebih mulus dengan jaringan internal kendaraan.
Corporate Vice President ADI, Yasmine King, mengatakan audio menjadi elemen penting dalam kenyamanan dan keamanan berkendara.
Menurut dia, A²B 2.0 menawarkan bandwidth lebih tinggi dan latensi rendah tanpa menambah kompleksitas arsitektur kendaraan.
A²B 2.0 membawa peningkatan bandwidth hingga empat kali lipat dibanding generasi sebelumnya untuk mendukung arsitektur audio kendaraan yang lebih canggih dan jumlah kanal audio lebih banyak.
Teknologi ini juga menghadirkan kompatibilitas Ethernet untuk meningkatkan konektivitas dan fleksibilitas pada jaringan kendaraan modern.
Dari sisi efisiensi, ADI mengklaim A²B 2.0 dapat memangkas biaya sistem hingga 30%.
Selain itu, teknologi ini tetap kompatibel dengan kabel A²B 1.0 yang sudah ada sehingga mempermudah jalur migrasi bagi produsen kendaraan.
Dengan kehadiran A²B 2.0, ADI ingin memperkuat posisinya dalam mendukung transformasi industri otomotif menuju kendaraan berbasis perangkat lunak dengan pengalaman audio kabin yang lebih imersif. (mas)