JAKARTA (IndoTelko) Cloudflare Inc. memperluas platform Agent Cloud guna mendukung pengembangan agen kecerdasan artifisial (AI) generasi terbaru yang siap digunakan pada skala produksi.
Langkah ini ditujukan untuk membantu pengembang membangun, menerapkan, dan menskalakan agen AI dengan dukungan infrastruktur, keamanan, serta tools terintegrasi yang berjalan di jaringan global Cloudflare.
CEO Cloudflare Matthew Prince menyatakan bahwa industri perangkat lunak kini tengah mengalami pergeseran besar, dari sekadar chatbot menuju agen otonom yang mampu memahami konteks, bernalar, dan menjalankan tugas kompleks secara mandiri.
Menurutnya, tantangan utama terletak pada kebutuhan lingkungan yang aman, skalabilitas tinggi, serta kemampuan menjalankan proses jangka panjang. Platform Agent Cloud dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut sekaligus menjadi fondasi bagi ekosistem aplikasi berbasis agen.
Dukungan terhadap pengembangan agen AI ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan OpenAI. Product Codex OpenAI, Rohan Varma, menyebut bahwa Agent Cloud mempermudah pengembang dalam menghadirkan agen siap produksi dengan dukungan model seperti GPT-5.4 dan Codex untuk kebutuhan enterprise.
Cloudflare menghadirkan sejumlah pembaruan utama dalam Agent Cloud, di antaranya:
Pertama, Dynamic Workers, yaitu runtime berbasis isolasi yang memungkinkan eksekusi kode AI secara cepat dan efisien tanpa bergantung pada kontainer tradisional. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan kecepatan hingga ratusan kali dengan biaya lebih rendah serta mendukung jutaan eksekusi simultan.
Kedua, Artifacts, sistem penyimpanan kompatibel Git yang dirancang untuk mendukung skala besar dalam pengelolaan kode dan data yang dihasilkan agen. Fitur ini memungkinkan pembuatan repositori dalam jumlah masif serta integrasi dengan sistem pengembangan yang sudah ada.
Ketiga, Sandbox, lingkungan Linux terisolasi yang memungkinkan agen menjalankan proses komputasi kompleks layaknya developer, mulai dari instalasi paket hingga eksekusi build secara mandiri.
Keempat, Think, framework dalam Agents SDK yang memungkinkan agen menjalankan tugas multilangkah dan beroperasi dalam durasi panjang, sehingga tidak terbatas pada respons instan saja.
Selain itu, Cloudflare juga memperkuat platform AI terpadu dengan menghadirkan akses ke berbagai model, baik proprietary maupun open source. Pendekatan ini memberi fleksibilitas bagi pengembang untuk berpindah antar model dengan mudah tanpa ketergantungan pada satu vendor.
Melalui pengembangan ini, Cloudflare menargetkan Agent Cloud menjadi fondasi utama dalam mendukung transformasi menuju era aplikasi berbasis agen yang lebih adaptif, scalable, dan siap digunakan di lingkungan enterprise. (mas)