JAKARTA (IndoTelko) - PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR) merayakan 16 tahun perjalanannya dengan menghadirkan IntelliBron Aman Enterprise, solusi keamanan siber mobile tingkat enterprise yang dirancang untuk melindungi seluruh anggota institusi seperti karyawan, siswa, hingga aparatur pemerintah tanpa biaya pribadi.
Didirikan pada 2010, ITSEC Asia telah berkembang menjadi perusahaan teknologi yang beroperasi di berbagai negara dengan dukungan lebih dari 400 profesional. Hingga kini, perusahaan telah menyelesaikan lebih dari 7.000 proyek dan melayani lebih dari 300 klien dari sektor keuangan, telekomunikasi, energi, hingga pemerintahan. Sepanjang 2025, ITSEC mencatat pendapatan sebesar Rp527,1 miliar atau tumbuh sekitar 62% secara tahunan, dengan laba bersih mencapai Rp65,4 miliar.
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya fondasi perusahaan di tengah percepatan transformasi digital. Ia menegaskan bahwa keamanan siber tidak boleh hanya dapat diakses oleh organisasi besar dengan anggaran tinggi.
Melalui IntelliBron Aman Enterprise, ITSEC Asia menjawab tantangan keamanan pada perangkat mobile pribadi yang sering menjadi celah dalam sistem organisasi. Solusi ini memungkinkan institusi berlangganan platform dan membagikan kode aktivasi kepada anggotanya, sehingga pengguna dapat mengunduh dan mengaktifkan perlindungan tanpa biaya tambahan. Setelah aktif, perangkat akan terlindungi dari berbagai ancaman seperti malware, penipuan digital, hingga pencurian data finansial dan akun.
Patrick menambahkan bahwa ancaman di perangkat mobile saat ini sudah berdampak nyata, mulai dari pembobolan rekening hingga penyalahgunaan akun digital. Karena itu, pendekatan perlindungan berbasis institusi dinilai menjadi langkah penting agar keamanan tidak lagi menjadi beban individu.
Solusi ini merupakan pengembangan dari IntelliBron Aman versi individu yang telah tersedia sebelumnya. Untuk mendukung penguatan ekosistem digital, ITSEC Asia juga menghadirkan ITSEC Cyber dan AI Academy sejak 2025 guna menjawab kebutuhan talenta di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan melalui pelatihan berbasis praktik dan pengalaman nyata.
ITSEC Asia menegaskan bahwa peluncuran solusi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperluas akses perlindungan digital di Indonesia. Perusahaan meyakini bahwa keamanan siber harus menjadi tanggung jawab bersama, dengan institusi berperan aktif dalam melindungi anggotanya di tengah lanskap digital yang semakin kompleks. (mas)