telkomsel halo

ADI perluas fasilitas manufaktur di Thailand

05:37:00 | 01 Apr 2026
ADI perluas fasilitas manufaktur di Thailand
JAKARTA (IndoTelko) - Analog Devices Inc. (ADI) meresmikan fasilitas manufaktur terbaru di Thailand guna memperkuat kapasitas produksi dan pengujian semikonduktor di kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi manufaktur hybrid perusahaan yang mengombinasikan fasilitas internal dengan kemitraan foundry dan OSAT.

Ekspansi tersebut menegaskan peran Thailand sebagai salah satu basis penting dalam jaringan manufaktur global ADI. Fasilitas baru ini dirancang sebagai pabrik pintar yang mengadopsi otomatisasi, teknologi manufaktur digital, serta operasional yang dioptimalkan untuk efisiensi dan keberlanjutan, sehingga mampu merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas.

CEO dan Chair ADI, Vincent Roche, menyatakan bahwa investasi ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap kawasan Asia-Pasifik. Menurutnya, peningkatan kapasitas ini memungkinkan ADI menghadirkan inovasi teknologi secara lebih andal dan dalam skala besar seiring meningkatnya permintaan pelanggan.

Hal senada disampaikan Executive Vice President of Global Operations and Technology ADI, Vivek Jain, yang menilai fasilitas tersebut memperkuat kemampuan operasional perusahaan, khususnya dalam pengujian semikonduktor yang efisien dan berkelanjutan.

Fasilitas baru ini melengkapi peran Analog Devices Thailand yang telah beroperasi sejak 2000 sebagai pusat manufaktur backend. Penambahan kapasitas cleanroom dan lini produksi memungkinkan peningkatan skala pengujian, pemrosesan wafer-level, hingga chip-scale packaging dan pengujian akhir IC untuk berbagai sektor, mulai dari industri, otomotif, komunikasi, hingga kesehatan digital.

Selain memperkuat kapasitas produksi, ekspansi ini juga mendukung ketahanan rantai pasok global ADI melalui diversifikasi lokasi manufaktur dan peningkatan fleksibilitas operasional. Berlokasi di kawasan Eastern Economic Corridor (EEC), fasilitas ini didukung infrastruktur yang memadai serta ketersediaan talenta teknik terampil.

Dari sisi keberlanjutan, fasilitas ini dikembangkan mengacu pada standar LEED dengan target sertifikasi Platinum. ADI juga mengintegrasikan berbagai inisiatif ramah lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan, efisiensi energi, sistem daur ulang air, hingga pemantauan kinerja lingkungan secara real-time. Bahkan, fasilitas ini menjadi yang pertama di Thailand yang mengadopsi nitrogen cair rendah karbon dalam proses pengujian semikonduktor.

Tak hanya fokus pada operasional, ADI juga mendorong pengembangan talenta melalui program ADI Thailand Academy serta kolaborasi dengan universitas setempat. Inisiatif ini bertujuan memperkuat kompetensi di bidang teknik, otomatisasi, hingga smart factory, sekaligus menyiapkan tenaga kerja masa depan di industri semikonduktor.

GCG BUMN
Melalui investasi ini, ADI mempertegas posisinya dalam membangun ekosistem manufaktur semikonduktor yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan di tingkat global. (mas)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories