Startup Staffinc bidik pendapatan dua kali lipat tahun ini

07:31:27 | 25 Jan 2023
Startup Staffinc bidik pendapatan dua kali lipat tahun ini
JAKARTA (IndoTelko) - Memasuki tahun ini, Startup penyedia solusi tenaga kerja inklusif yang sebelumnya bernama Sampingan, Staffinc menargetkan pendapatan dibanding tahun lalu. Staffinc bakal merilis lebih banyak fitur HR lewat Staffinc Suite yang dapat membantu perusahaan untuk mengelola sistem ketenagakerjaannya secara otomatis dan terorganisir.

Menurut CEO dan Co-Founder Staffinc Wisnu Nugrahadi, di tengah keadaan ekonomi makro yang tidak pasti sepanjang 2022, Staffinc tetap bisa menunjukkan pertumbuhan bisnis secara konsisten. “Meskipun melewati berbagai tantangan mulai dari pandemi pada 2020 hingga ekonomi makro yang tidak stabil di 2022, kami bersyukur dapat tetap bertahan bahkan tumbuh secara konsisten. Di tahun 2022, Staffinc telah fokus pada pengembangan produk dan layanan termasuk meluncurkan Staffinc Suite, platform HR khusus untuk pengelolaan pekerja lapangan skala besar. Kami akan melanjutkan strategi tersebut di 2023 dan berharap pendapatan kami dapat meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu,” katanya.

Beberapa produk dan layanan yang disempurnakan sebelumnya termasuk layanan rekrutmen tenaga kerja dan fitur pengelolaan penggajian. Dengan produk dan layanan tersebut, Staffinc telah berhasil membantu klien bisnisnya dengan menjadikan proses hiring pekerja 90% lebih cepat dan waktu proses penggajian 81% lebih singkat dibandingkan proses manual.

Wisnu menjelaskan, selain terus melakukan penyempurnaan produk dan layanan, pada 2023 pihaknya juga akan merilis fitur-fitur baru. "Kami berharap akan ada lebih banyak lagi perusahaan yang merasakan manfaat dari layanan Staffinc dalam pengelolaan sistem ketenagakerjaannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, tahun ini Staffinc juga akan mengekspansi bisnisnya ke industri-industri dengan kebutuhan pekerja yang masif, termasuk manufaktur dan hospitality. “Kami melihat, pertumbuhan dua industri tersebut semakin membaik seiring dengan pelonggaran yang dilakukan pemerintah. Oleh karenanya, tenaga kerja yang dibutuhkan cukup banyak untuk meningkatkan pertumbuhan dua industri tersebut dan kami siap menyediakan lebih banyak pekerja termasuk membantu proses pengelolaannya,” kata Wisnu.

Staffinc juga memperluas layanannya dengan membantu perusahaan-perusahaan mencari pekerja dengan spesifikasi dan keahlian khusus, seperti penguji quality assurance (QA tester) dan tukang las yang bersertifikat.

Wisnu berharap Staffinc dapat berkelanjutan sehingga memberikan dampak baik bagi stakeholders yang terkait. Pihaknya bersyukur sejak didirikan, bisnis Staffinc berkembang secara konsisten. "Hal ini tak lepas dari kepercayaan klein serta pekerja yang tergabung dalam ekosistem kami. Oleh karenanya, strategi bisnis yang kami lakukan pun selalu berfokus untuk mengatasi tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi berbagai industri dan di sisi lain memberikan dampak positif bagi para pekerja dengan akses ke berbagai pekerjaan, sesuai dengan visi misi awal kami,” jelasnya. (ak)

Artikel Terkait
Telkom DES
More Stories
CCSI