Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya

KoinWorks disiram investasi Rp1,6 triliun

03:06:08 | 16 Jan 2022
KoinWorks disiram investasi Rp1,6 triliun
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - KoinWorks mengumumkan pendanaan seri C sejumlah US$108 juta atau setara dengan Rp1,6 triliun.

Putaran pendanaan ini dipimpin oleh MDI Ventures, perusahaan ventura Telkom Indonesia dengan partisipasi dari investor sebelumnya seperti Quona Capital, Triodos Investment Management, Saison Capital, ACV dan East Ventures. Pendanaan yang terbagi dalam ekuitas senilai US$43 juta dan debt capital senilai US$65 juta, akan digunakan untuk mengembangkan solusi keuangan yang ditawarkan dan menambah karyawan KoinWorks seiring rencana perusahaan untuk mempekerjakan 400 karyawan baru secara global untuk memenuhi kebutuhannya saat ini.

Indonesia adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia, dengan jumlah usaha kecil menengah (UKM) yang saat ini mencapai lebih dari 62 juta. Terlebih lagi, Indonesia memiliki proyeksi nilai barang dagangan bruto sebesar $70 miliar tahun ini, dan jumlah itu diperkirakan akan tumbuh lebih dari dua kali lipat pada tahun 2025. Namun, akses ke keuangan adalah kendala kedua yang paling sering dihadapi UKM ketika mencoba mengembangkan bisnis mereka di pasar negara berkembang.

“Kami paham dinamika layanan keuangan online dan ruang besar yang dimiliki oleh masa depan industri fintech dalam lanskap digital saat ini. KoinWorks akan terus memberdayakan UKM yang memiliki appetite dengan produk keuangan digital dengan sejumlah besar ekosistem produk yang mendukung pertumbuhan bisnis dan literasi keuangan untuk scale up bisnis mereka,” kata Chairman dan Co-founder KoinWorks Willy Arifin.

“Pemberdayaan UKM telah menjadi visi kami sejak pertama didirikan dan KoinWorks hadir untuk mendemokratisasi akses keuangan, serta menyingkirkan mitos bahwa akses keuangan hanya untuk kelas pengusaha tertentu. KoinWorks telah membuktikan bahwa membuka pintu untuk akses modal dan menyediakan sarana edukasi membantu UKM dalam meningkatkan penjualan mereka. Selain itu, jika para UKM dapat memanfaatkan sepenuhnya semua solusi keuangan KoinWorks, potensi pertumbuhan UKM bisa jadi tidak terbatas,” tambah CEO dan Co-Founder KoinWorks Benedicto Haryono.

Sebagai platform solusi keuangan nomor satu di Indonesia, KoinWorks berfokus pada pasar yang underserved dan underbanked. Kami menyediakan sarana bagi pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) serta freelancer untuk memulai perjalanan kewirausahaan dan mengembangkan bisnisnya dengan menawarkan berbagai produk yang tergabung dari sebuah Neobank untuk UKM, seperti NEO Account dan NEO Card, hingga akses untuk melakukan pinjaman dan meningkatkan produktivitas dalam berbisnis.

Di platform KoinWorks, pengguna akan menemukan marketplace aplikasi terintegrasi seperti Software Akuntansi, POS, e-Commerce, HRMS untuk UKM, aplikasi Budgeting bersama produk-produk utama KoinWorks, seperti penyediaan modal kerja, anjak piutang, EWA (Early Wage Access), dan pengelolaan dana - yang dirancang untuk membantu pemilik bisnis agar mampu berdiri sendiri dan membuat layanan keuangan dapat diakses serta terjangkau bagi siapa saja.

“Berinvestasi di KoinWorks sama dengan berinvestasi dalam literasi keuangan masyarakat yang underbanked dan underserved. Kami bangga dapat bersatu dengan tim yang memahami pentingnya setiap langkah dalam perjalanan kewirausahaan dan pertumbuhan UKM,” kata CEO MDI Ventures Donald Wihardja.

Bakti
Kucuran pendanaan seri C yang diterima KoinWorks ini menjadi bagian dari penutup akhir tahun yang baik. Selama pandemi Covid-19, peminat dan pengunduh aplikasi KoinWorks melonjak dengan semakin banyaknya pengguna yang mencari solusi finansial berbasis digital untuk tetap menjalankan bisnis dan pendanaannya.

telkom sigma
Sebagai hasilnya, KoinWorks berhasil melipatgandakan pengguna dalam 1 tahun menjadi 1,5 juta pengguna di seluruh Indonesia disaat pandemi Covid-19. Produk terbaru KoinWorks juga telah mendatangkan lebih dari 100.000 UKM pelanggan pada daftar tunggu yang dibuka sejak April 2021, yang saat ini mulai bisa menikmati produk tersebut secara bertahap.(ak)

Artikel Terkait
Telkom DES
More Stories
Indonesia Digital Network
Financial Analysis
XL kurangi kepemilikan di PDGDC