Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
telkomsel halo

Standard Chartered bangun gerbang digital global tunggal

09:00:24 | 13 Sep 2021
Standard Chartered bangun gerbang digital global tunggal
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko)  – Standard Chartered Bank Indonesia meluncurkan Straight2Bank Pay (S2B Pay) sebagai gerbang digital global tunggal bagi perusahaan di Indonesia untuk melakukan penagihan dana dengan berbagai metode.  

Standard Chartered menawarkan beberapa pilihan pembayaran gabungan melalui kemitraan dengan pemain terkemuka di bidang pembayaran, dan koneksi langsung ke skema pembayaran instan di seluruh negara yang dilayani oleh Bank.

S2B Pay juga mendukung perdagangan digital lintas batas di seluruh saluran penjualan perusahaan, termasuk penjualan online (eCommerce), penjualan melalui aplikasi seluler (mCommerce), pembayaran secara digital saat pengiriman/di dalam toko, tautan pembayaran, penyajian tagihan, dan penagihan berbasis faktur.

Pandemi COVID-19 telah mempercepat adopsi digital yang mendorong cepatnya pertumbuhan opsi pembayaran dan peningkatan nilai transaksi yang signifikan. Pada tahun 2020 transaksi pembayaran digital meningkat, dengan lebih dari 70,3 miliar transaksi pembayaran real-time diproses secara global, meningkat 41% dibandingkan tahun 20191.

Bank Indonesia mencatat nilai transaksi uang elektronik pada Juli 2021 mencapai Rp25,4 triliun atau tumbuh 57,71% (yoy). Volume transaksi digital banking juga terus meningkat dengan mencapai 649,8 juta transaksi atau tumbuh 56,07% (yoy) pada Juli 20212. Dengan laju transaksi digital yang makin cepat, penting untuk memastikan bahwa semua metode pembayaran diakomodasi untuk mendukung penjualan online, terutama untuk proses penagihan hasil penjualan.

Banyak perusahaan ditantang untuk dapat mengikuti digitalisasi proses penagihan dana dan permintaan pelanggan yang terus meningkat agar perusahaan go digital. Menurut survei digital Standard Chartered yang dilakukan pada Agustus 2020, 80% orang di Indonesia sekarang mengharapkan untuk sepenuhnya tidak lagi menggunakan uang tunai, dengan mayoritas masyarakat mengharapkan transisi ini terjadi pada tahun 2025.

Peluncuran S2B Pay di Indonesia juga sejalan dengan salah satu inisiatif utama Bank Indonesia yang tertuang dalam Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia 2025, yaitu memperkuat konfigurasi sistem pembayaran ritel. S2B Pay melengkapi inisiatif ini karena berkontribusi untuk memajukan pengembangan infrastruktur yang mendukung ketersediaan layanan pembayaran (termasuk penagihan) secara real time, lancar, berlangsung 24 jam serta didukung dengan efisiensi dan keamanan menyeluruh tingkat tinggi

Hal ini juga sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk mendorong transformasi digital di industri perbankan untuk menopang peran bank sebagai institusi utama dalam ekonomi digital melalui penerapan solusi digital.

Melalui konektivitas langsung ke skema pembayaran instan di seluruh negara tempat Bank beroperasi, bersama dengan kemitraan dengan penyedia layanan pembayaran terkemuka dan pemain teknologi finansial, Standard Chartered melayani kebutuhan pengoleksian dana digital yang efisien bagi perusahaan.

Para nasabah korporasi sekarang dapat mengandalkan Bank sebagai penyedia tunggal layanan penagihan dana mereka – ini berarti mereka tidak perlu lagi membuat beberapa koneksi teknis, membuka banyak akun, menegosiasikan banyak kontrak atau melakukan uji tuntas pada banyak mitra, sehingga efisiensi operasional dan penghematan biaya perusahaan perusahaan dapat dicapai.

“Seiring dengan meningkatnya keinginan nasabah korporasi kami yang ingin memanfaatkan peluang ekonomi digital Indonesia, kami ingin menjadi mitra terpercaya dalam proses pertumbuhan mereka,” kata Manging Director and Head of CCIB Client Coverage, Indonesia, Standard Chartered Haryanto Suganda.

Salah satunya adalah melalui S2B Pay yang menawarkan dukungan proses penagihan dana secara digital dengan lancar. Dengan kehadiran Bank yang luas di beberapa negara paling dinamis di dunia, kami berada di posisi strategis untuk memainkan peran sebagai bank penghubung bagi para nasabah kami, dan memungkinkan mereka untuk sukses mengelola arus kas selagi mereka memperluas kehadiran mereka di ranah daring. Kami akan terus berinvestasi dan berinovasi dalam meningkatkan solusi manajemen kas kami untuk menjawab tantangan klien kami yang selalu berkembang.”

S2B Pay didukung oleh Espay dari PT Pembayaran Lintas Usaha Sukses (PLUS) sebagai salah satu online payment gateway terkemuka di Indonesia yang menawarkan fitur lengkap. Espay mendukung S2B Pay dengan memberikan solusi untuk memfasilitasi bisnis melalui identifikasi penagihan pembayaran dan berbagai saluran pembayaran, untuk menawarkan kemudahan bagi nasabah Bank dalam melakukan penagihan penjualan melalui S2B Pay.

Paket Semangat Kemerdekaan
Melalui proses host-tohost yang otomatis dan terintegrasi antara Espay dan S2B Pay, perusahaan-perusahaan Indonesia kini dapat mengandalkan Standard Chartered sebagai penyedia layanan penagihan dana “one-stop-shop” yang akan membantu mereka meningkatkan efisiensi operasional dan penghematan biaya.

Dengan adanya anjuran untuk menjaga jarak aman dan untuk bekerja dari rumah di tengah pandemi COVID-19, banyak perusahaan Indonesia dapat mengambil manfaat dari penambahan solusi penagihan dana secara digital yang terintegrasi untuk meneruskan kegiatan operasinya dengan efektif, selain juga terus menggunakan metode penagihan yang sudah dimiliki perusahaan.

Para pelanggan perusahaan juga diuntungkan karena lebih banyak dari mereka yang kini lebih menyukai metode pembayaran digital bebas sentuhan. Setelah mengklik tautan pembayaran digital (dalam email, faktur digital, halaman checkout di situs, dll.), atau memindai kode QR (saat menerima pengiriman atau membayar di konter), pelanggan dengan mudah diarahkan ke halaman gerbang pembayaran S2B Pay Standard Chartered yang menunjukkan jumlah pembayaran tertentu yang perlu dilakukan, serta berbagai opsi untuk metode pembayaran.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
Sah! Indosat dan Tri merger
Telkom Digital Permata