telkomsel halo

BCP gaet ZA Tech untuk perkuat digitalisasi pasar asuransi

10:53:00 | 25 Dec 2020
BCP gaet ZA Tech untuk perkuat digitalisasi pasar asuransi
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - BCP (PT Bumi Cakrawala Perkasa), bagian dari OVO Group, dan ZA Tech membentuk perusahaan patungan (joint venture) untuk menyediakan teknologi asuransi (insurtech) yang bertujuan mendukung perusahaan asuransi dalam mendigitalisasi produk mereka.

Dengan memanfaatkan teknologi insurtech JV ini, perusahaan asuransi akan dapat mendigitalisasi produk mereka menawarkan produk asuransi digital bagi masyarakat, sehingga mendorong tingkat adopsi asuransi di Indonesia.

Penetrasi asuransi di Indonesia tergolong masih sangat rendah, yaitu hanya sebesar 1,7% dari lebih dari 265 juta orang Indonesia yang saat ini dilindungi oleh asuransi swasta. Di sisi lain, Indonesia juga merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN, dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat rata-rata di atas 5% dalam tiga tahun terakhir.

Kemitraan antara BCP dan ZA Tech diharapkan menjadi katalis bagi pasar asuransi Indonesia dalam mendorong adopsi teknologi asuransi atau yang lebih dikenal sebagai insurtech. Dengan memanfaatkan insurtech, perusahaan asuransi akan lebih mudah untuk mendigitalisasi produk mereka, dimana proses back-end yang manual dapat diotomatisasi dan hitungan premi yang rumit menjadi jauh lebih sederhana. Hal ini memungkinkan perusahaan asuransi untuk dapat menawarkan produk asuransi digital dengan lebih cepat dan lebih terjangkau, sehingga pada akhirnya dapat mengakselerasi transformasi digital industri asuransi di Indonesia.

Sehingga dengan hadirnya insurtech, konsumen akan mendapatkan keuntungan dengan dapat mengakses berbagai produk asuransi inovatif dalam berbagai kategori dengan premi yang beragam. Teknologi asuransi digital akan mendorong peningkatan adopsi asuransi yang lebih besar, sejalan dengan visi BCP dan ZA Tech dalam mendorong dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

ZA Tech sebagai perusahaan patungan antara SoftBank Vision Fund 1 dan ZA International yang dijadikan sebagai platform ZhongAn Online untuk merambah pengembangan bisnis internasional, berfokus pada penyediaan solusi teknologi dan layanan profesional untuk industri asuransi di Asia Tenggara, Jepang, dan Eropa. ZA Tech berdedikasi untuk mendorong transformasi digital bagi industri asuransi melalui terjalinnya kemitraan dengan berbagai platform teknologi untuk merancang dan menawarkan produk asuransi yang inovatif. Platform ini juga menyediakan sistem infrastruktur digital utama bagi perusahaan asuransi dalam mendistribusikan produk asuransi digital mereka.

Sementara BCP adalah perusahaan Indonesia dan induk perusahaan dari platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, yaitu OVO (PT Visionet Internasional), yang telah hadir di 115 juta perangkat, serta penyedia pinjaman P2P Taralite (PT Indonusa Bara Sejahtera), yang secara kolektif dikenal sebagai “OVO Group”.

“Di OVO Group, kami terus belajar dan berupaya untuk menemukan cara baru untuk mempercepat transformasi digital dan mendorong inklusi keuangan. Kami sangat senang dapat bekerjasama dengan pemimpin global di bidang insurtech yang memiliki pengalaman dalam banyak kemitraan. Melalui kemitraan ini, kami percaya bahwa kita dapat  bersama-sama mendorong transformasi digital di Indonesia untuk perusahaan asuransi, sehingga mempercepat adopsi asuransi di Indonesia. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Bill Song dan belajar bersama dengan ZA Tech, untuk mencapai visi kami bersama dalam memajukan inklusi keuangan," kata Presiden Direktur BCP Jason Thompson.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
More Stories
Data Center Service Provider of the year
XL Ditengah Pandemi