telkomsel halo

TDK buka pabrik khusus rakit smartphone Motorola

13:15:48 | 08 Jun 2017
TDK buka pabrik khusus rakit smartphone Motorola
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada acara Peresmian Fasilitas Produksi Lenovo-Motorola (dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - PT Tridharma Kencana (TDK) meresmikan pabrik barunya yang didedikasikan untuk merakit smartphone Motorola.

Sebelumnya, pemain di electronic manufacture service (EMS) ini telah memiliki pabrik yang dimanfaatkan juga oleh Lenovo untuk perakitan.

Untuk pembangunan pabrik baru ini memiliki total kapasitas produksi mencapai 400 ribu per bulan, ini menunjukkan komitmen dan keseriusan TDK dalam mendukung industri dalam negeri khususnya kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Sementara, khusus ponsel Lenovo dan Motorola sendiri, TDK sanggup memproduksi hingga 250 ribu per bulan.

Sedangkan kapasitas dan kemampuan TDK secara umum mampu memproduksi 15 ribu perangkat yang terdiri dari ponsel dan terminal baik mifi hingga base Station.

CEO Tridharma Kencana Hendryk L. Karosekali mengatakan saat ini pelaku di industri manufaktur sudah menunjukan komitmen untuk membuktikan kemampuannya membuat perangkat telekomunikasi di dalam negeri kepada para pemilik brand ponsel. "Kemampuan produksi hingga 15 ribu per hari ini merupakan sebuah prestasi yang bisa membanggakan produksi telematika industri di Indonesia," katanya usai meresmikan pabrik, di Jakarta, Kamis (8/6).

Dikatakannya, tidak hanya sekedar ponsel 4G kelas menengah ke bawah yang bisa diproduksi, namun juga sudah mencakup ponsel cerdas kelas premium.

Perakitan produk premium Motorola hari ini secara resmi diresmikan oleh Kementerian Perindustrian. “Kami sudah mampu merakit ponsel kelas atas bahkan premium sekalipun.  Seperti seri Motorola Moto Z dan Moto Z play,” tegasnya.

Hendrik mengharapkan, setelah pembuktian ini, saat ini yang dibutuhkan pihaknya adalah sinergi dari industri hulu dan hilir di ranah telekomunikasi, serta regulasi yang tegas agar aktivitas pembuatan ponsel di negeri ini bisa berjalan lancar, sesuai dengan koridor yang sudah ditetapkan.

Ditambahkannya, dengan makin konsistennya TKDN manufaktur ini, otomatis mengerek perekonomian rakyat khususnya masyarakat sekitar pabrik. Dan tentunya industri smartphone makin tumbuh dan berkembang.

Dikatakannya, TDK masuk dalam salah satu bagian perusahaan electronic manufacturing services (EMS) dan turut membidani lahirnya Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI), sebuah wadah yang merupakan forum bagi perusahaan manufacture  yang berjuang untuk menghemat devisa negara dan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia di bidang telekomunikasi dan informatika.

“Pertama berdiri anggota kami baru 4 perusahaan.  Saat ini sudah bertambah menjadi 13 perusahaan sebagai member,” kata Handrik yang juga menjabat sebagai Sekjen AIPTI.

Bikin sendiri
Hendrik yakin, bukan tidak mungkin kedepan akan ada ponsel merk buatan Indonesia yang bisa mendunia.  “Di negara Tiongkok, pabrikan produsen ponsel berawal dari perusahaan EMS.  Lama-lama mereka belajar dan meningkatkan kemampuan teknologi dan bermunculanlah produsen-produsen ponsel di negara tersebut yang mendunia,’ katanya.

Country Lead Mobile Business Group, Lenovo Indonesia Adrie R. Suhadi mengakui peluang EMS memproduksi smartphone sangat terbuka. “Hal ini tergantung dari kesiapan industri dan pendukung lainnya,” tegasnya.

Adrie pun mengungkapkan kepuasannya atas kinerja TDK dalam mengemas ponsel Lenovo dan Motorola.  “Hingga saat ini TDK sudah mampu menjadi pabrikan yang punya kualitas sangat baik terutama dalam merakit ponsel Lenovo dan Motorola,” katanya.

Ditambahkannya  pihaknya melihat TDK terus melakukan transfer knowledge dan teknologi.  “Menurut kami, ini bentuk keseriusan TDK selaku pabrikan EMS.  Sampai saat ini kinerjanya oke,” pungkasnya.

Sementara itu, dukungan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian sangatlah menentukan untuk meningkatkan produksi dalam negeri.  Menurut Hendrik, Kemenperindustrian menjadi salah satu faktor yang membuat produksi dalam negeri mengalami peningkatan dengan adanya TKDN manufaktur.
 
Faktanya menurut Hendrik, TKDN saat ini terbukti mampu menyumbang devisa negara dari ekonomi lokal dan juga membuka lapangan kerja cukup luas di industri telko.

Hendrik pun mengungkapkan kebanggaanya kepada prinsipal lenovo/Motorola yang teguh dan berkomitmen dalam hal penerapan TKDN. Adanya kerjasama kedua belah pihak merupakan bukti sebagai kekuatan sumber industri nasional. Selayaknya merk Lenovo dan motorola bisa mempromosikan "Bangga Produk Dalam Negeri" bangga produk indonesia.

Bakti
Berkembangnya TKDN manufaktur sebagai wujud keberhasilan pemerintah dalam hal ini kemenperin di era Menteri Airlangga Hartarto. "Saya harap peraturan TKDN manufaktur bisa terus di kawal. Dengan meningkatnya industri hulu dan hilir ini bisa dipastikan industri nasional secara keseluruhan meningkat," pungkasnya.(sg)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year