Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
HUT RI ke 75

Ini strategi ZTE untuk ekonomi digital yang terbuka

10:10:30 | 31 Aug 2016
Ini strategi ZTE untuk ekonomi digital yang terbuka
Ilustrasi (dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko)  – ZTE Corporation (ZTE) mengumumkan white paper tentang visi dan strategi M-ICT 2.0 yang akan menjadi panduan arah perusahaan untuk lima tahun ke depan.

M-ICT 2.0 difokuskan pada peluang-peluang kunci berikut: inovasi bisnis, rekonfigurasi model bisnis, dan peningkatan modal. Integrasi holistik tiga faktor kunci ini akan mendorong perubahan industri yang besar-besaran dan memacu perkembangan yang signifikan bagi perekonomian digital masa depan.

Strategi M-ICT 2.0 dari ZTE dirancang untuk membantu para pelaku bisnis menangkap berbagai peluang dalam perekonomian yang ditandai dengan kebangkitan ekonomi berbagi dan penggunaan jaringan peer-to-peer yang makin meluas, serta bergantung pada berbagai jenis platform dan layanan cloud computing.

M-ICT 2.0 didasari oleh lima tren kunci yang ZTE percaya akan memainkan peran penting dalam transformasi ekonomi global yang sedang berlangsung, yakni ekonomi yang terbuka, saling berbagi dan digital. Tren-tren ini di antaranya adalah: Virtuality, Openness, Intelligence, Cloudification dan Interconnection of Everything.

Virtuality - integrasi antara dunia fisik dan dunia virtual dengan pengalaman nyata yang dihadirkan melalui Big Video, VR dan AR.

Opennes - transisi dari model bisnis tradisional berbasis kompetisi menuju kolaborasi yang erat dengan basis keterbukaan.

Intelligence – menjadikan segala hal memiliki kecerdasan, yang meningkatkan interaksi dan menumbuhkan kecerdasan pada level yang beragam.

Cloudification – platform cloud yang menjadi dasar untuk menjalankan ekonomi digital.

Internet of Everything - dan operasi-operasi yang saling berkolaborasi.

HUT RI ke 75
Tren-tren teknologi ini - dirumuskan dalam singkatan VOICE - akan mendorong kolaborasi inovatif dan kemajuan serempak di berbagai bidang. Selama lima tahun ke depan, ZTE akan berfokus pada VOICE dan dampak tren-tren tersebut terhadap individu serta pihak yang saling terhubung dalam mengembangkan produk dan layanan.

telkom sigma
"Dipandu oleh strategi dan solusi yang terkandung dalam M-ICT 2.0, ZTE akan mendorong perkembangan pesat, berkelanjutan dari industri ICT global. Seiring kami memanfaatkan tren VOICE, kami akan berani mencoba model bisnis yang baru, serta menyempurnakan praktik yang ada untuk menangkap peluang-peluang pasar yang besar bagi ZTE, mitra dan pelanggan kami," kata CEO dari ZTE Dr Zhao Xianming, kemarin.(ak)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Smart City, satukan Negeri
Artikel Terkait
Kuota Ketengan