telkomsel halo

TKDN software 100% bisa dinikmati smartphone 4G harga US$ 600?

15:03:43 | 13 Jun 2016
 TKDN software 100% bisa dinikmati smartphone 4G harga US$ 600?
Ilustrasi (dok)
JAKARTA (IndoTelko) – Smartphone 4G dengan harga diatas US$ 600 dikabarkan diijinkan menikmati perhitungan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan melihat software 100%.

“Iya, jalur software 100% untuk TKDN bisa berlaku bagi smartphone di atas US$ 600,” ungkap Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) Lee Kang Hyun kepada IndoTelko, Senin (13/6).

Lee mengakui, AIPTI dengan sangat terpaksa menerima opsi yang ditawarkan pemerintah itu dalam perhitungan TKDN. “Di segmentasi itu ada produk Samsung dan Apple, anggota AIPTI terima opsi ini. Samsung tetap tidak mau, tapi tidak ada solusi lain,” jelasnya.  

Seperti diketahui, Kementrian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyusun konsep rancanagan perhitungan TKDN bagi perangkat 4G. Rapat terakhir dengan pemangku kepentingan pada Selasa (7/6) lalu dipimpin Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan    

Kabarnya, Kemenperin menawarkan opsi perhitungan 100% software dalam TKDN bagi smartphone sangat high end dan prinsipalnya harus sudah melakukan investasi pengembangan di Indonesia dengan perijinan TPP yang dikeluarkan oleh Dirjen ILMATE, Kemenperin. (Baca juga: Pemerintah dan TKDN 4G)

Sebelumnya, TKDN untuk semartphone 4G  menawarkan lima skema komposisi perhitungan . Pertama berupa 100% TKDN perangkat keras (hardware) dan nol persen perangkat lunak (software). Kedua, 75% untuk hardware dan 25% untuk software. Ketiga, 50% untuk hardware dan 50% untuk software. Keempat, 25% untuk hardware dan 75%software. Terakhir, adalah nol persen hardware dan 100% software. (Baca juga: Kontroversi TKDN 4G)

Namun, akhirnya hanya ada dua pilihan yakni jalur hardware atau software. Bagi smartphone dengan harga dibawah US$ 600 harus memilih jalur hardware untuk pemenuhan TKDN nantinya.(dn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year