Paket Phoenix
Paket Phoenix
telkomsel halo

25% dari Sejuta Kartu Gratis Axis Telah Diaktifkan

22:10:18 | 14 Apr 2012
25% dari Sejuta Kartu Gratis Axis Telah Diaktifkan
(dok.)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (indotelko) — Sebanyak 25 persen atau sekitar 250 ribu dari sejuta kartu perdana yang dibagikan Axis secara gratis ke pasar pada akhir Maret lalu telah aktif menjadi pelanggan anak usaha Saudi Telecom Company (STC) tersebut.

“Sudah 25% yang aktif dan menjadi pelanggan. Melampaui target awal yang 20% dari total disebar,” ungkap Direktur Penjualan Axis Syakieb A Sungkar.

Chief Marketing Officer Axis Daniel Horan mengaktifkan masyarakat untuk mengaktifkan kartu perdananya karena program yang dimulai 31 Maret tersebut akan berakhir pada  14 April 2012.

Seperti diketahui, mulai 31 Maret 2012, Axis telah mendistribusikan kartu perdana Axis regular,  Internet Gaul dan Axis Pro melalui sejumlah media publikasi di berbagai wilayah di Indonesia. Masyarakat yang menerima kartu perdana tersebut langsung dapat menikmati penawaran-penawaran terbaik yang ada di dalamnya.

Dengan melakukan isi ulang pulsa nomor Axis-nya, pelanggan akan mendapat kesempatan untuk memenangkan jutaan bonus dari Axis  dalam bentuk gratis menit bicara dan SMS ke sesama nomor Axis, serta layanan data. Axis telah menyiapkan 100 paket hadiah yang terdiri dari 100.000.000 menit bicara gratis, 100.000.000 SMS gratis, atau 10.000 GB internet sebagai hadiah. Baik pelanggan baru maupun pelanggan lama akan memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan paket hadiah menarik ini.

Berdasarkan catatan,  Axis memproduksi sekitar 30 juta kartu perdana guna mengakuisisi sekitar 5-6 juta pelanggan baru pada 2012. Diharapkan terjadi  diakuisisi sekitar 20 % dari jumlah tersebut. Perseroan menyiapkan dana pemasaran untuk membantu akuisisi pelanggan sekitar Rp 500 miliar tahun ini.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
Kuota Ketengan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Kuota Ketengan