telkomsel halo

CrowdStrike dan Telkom perkuat keamanan siber berbasis AI

05:57:00 | 31 Aug 2026
CrowdStrike dan Telkom perkuat keamanan siber berbasis AI
JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat strategi keamanan siber nasional melalui kerja sama dengan CrowdStrike. Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan solusi keamanan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi organisasi di Indonesia.

Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan perlindungan siber yang lebih adaptif dalam menghadapi meningkatnya ancaman digital, sekaligus mendukung keamanan sistem AI yang semakin banyak digunakan oleh perusahaan dan institusi.

Melalui kerja sama tersebut, CrowdStrike akan menggabungkan platform keamanan berbasis AI-native CrowdStrike Falcon® dengan pengalaman Telkom di pasar Indonesia, jaringan pelanggan yang luas, serta infrastruktur teknologi yang dimiliki perusahaan telekomunikasi tersebut.

Kedua perusahaan akan mengeksplorasi pengembangan layanan keamanan terkelola (managed security services), solusi perlindungan berbasis AI, serta inisiatif pemasaran bersama untuk memperluas adopsi teknologi keamanan siber di berbagai sektor.

Vice President and Managing Director Japan and Asia Pacific CrowdStrike, Jonathon Dixon, mengatakan transformasi berbasis AI membuat kebutuhan keamanan digital semakin kompleks sehingga organisasi membutuhkan perlindungan yang mampu berkembang mengikuti perubahan ancaman.

“Telkom memiliki komitmen yang sama dengan kami untuk mengamankan masa depan AI di Indonesia melalui perlindungan berbasis AI dan keamanan untuk sistem AI,” ujar Jonathon.

Salah satu fokus kerja sama ini adalah pengembangan pemanfaatan Falcon AI Detection and Response (AIDR), teknologi yang dirancang untuk memberikan visibilitas dan pengawasan keamanan mulai dari perangkat endpoint hingga lingkungan teknologi perusahaan secara menyeluruh.

Kedua perusahaan juga berencana membentuk tim gabungan untuk mengembangkan solusi keamanan bagi agen AI, model AI, serta infrastruktur pendukungnya agar organisasi dapat mengadopsi teknologi AI secara lebih aman.

Director of Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia, Seno Soemadji, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah untuk meningkatkan kemampuan organisasi dalam menghadapi serangan siber yang semakin cepat dan kompleks.

“Kolaborasi dengan CrowdStrike akan memperkuat kapabilitas keamanan kami, termasuk kemampuan tim keamanan dan analis dalam mendeteksi serta merespons ancaman bagi pelanggan,” kata Seno.

GCG BUMN
Melalui kemitraan ini, Telkom dan CrowdStrike juga berupaya memperkuat ketahanan siber jangka panjang, termasuk menghadapi tantangan keamanan dari perkembangan teknologi baru seperti AI dan komputasi kuantum. (mas)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories