Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Mobile Legends: Bang Bang World Championship 2019 digelar di Malaysia

09:32:08 | 05 Nov 2019
Mobile Legends: Bang Bang World Championship 2019 digelar di Malaysia
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Mobile Legends : Bang Bang World Championship (M1) akan digelar untuk pertama kalinya dan Malaysia terpilih menjadi tuan rumah. Perhelatan akbar ini akan digelar pada tanggal 15 – 17 November 2019.

Lebih dikenal dengan sebutan M1, kompetisi global ini akan diikuti oleh 16 tim yang berasal dari 14 negara antar regional untuk memperebutkan hadiah total USD 250,000. Seluruh pertandingan akan bisa disaksikan di Youtube Gaming yang disiarkan secara langsung dari Battleground – Axiata Arena, Bukit Jalil Kuala Lumpur.

Telkom Marketing 2
M1 merupakan hasil kolaborasi apik antara Moonton dengan sponsor utamanya, U Mobile. Dalam pernyataan terbaru dari CEO dan Co-Founder Moonton, Justin Yuan mengatakan U Mobile, merupakan perusahaan telco yang telah mengantongi beberapa penghargaan dan telah mempererat hubungannya dengan Moonton dengan menjadi sponsor resmi dari M1 World Championship.

"Hal ini sejalan dengan komitmen untuk membawa pengalaman gaming terbaik untuk Malaysia dan menghadirkan panggung global untuk tim esports lokal,” katanya dalam keterangan kemarin.

M1 World Championship akan dimulai dengan fase grup yang akan dimulai pada tanggal 11 - 14 November 2019. Tim-im terpilih sebelumnya telah mengikuti kualifikasi di setiap negara seperti Mobile Legends : Bang Bang Professional League (MPL) yang sudah sukses diselenggarakan di berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Indonesia, Filipina dan Myanmar dan juga negara - negara lain yang tidak memiliki MPL seperti Kamboja, Thailand dan Laos, Vietnam, Jepang, Turki, Rusia, Amerika Serikat dan Brazil.(pg)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
Financial Analysis
Laba Bali Towerindo turun 27,6%