☰
✕

Nasabah Maybank kini punya pilihan investasi saham global

JAKARTA (IndoTelko) - Allianz Life Indonesia bersama Maybank Indonesia memperluas pilihan investasi bagi nasabah melalui Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund, subdana berbasis dolar Amerika Serikat (USD) yang tersedia pada produk asuransi unit link Allianz.

Pilihan investasi tersebut dapat diakses nasabah Maybank Indonesia yang memiliki MyProtection Investa II dan MyProtection Growth. Pengelolaan dananya didukung oleh Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia).

Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund dirancang untuk memberikan eksposur terhadap pasar saham global sekaligus membangun nilai tunai dalam polis. Dana tersebut dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk diversifikasi aset dan kebutuhan finansial lintas negara.

Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia, Ancilla Lily, mengatakan kolaborasi dengan Maybank Indonesia diarahkan untuk menghadirkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan finansial nasabah.

“Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund memberikan akses ke peluang saham global berbasis USD sekaligus membantu membangun nilai tunai dalam polis untuk mendukung keberlangsungan perlindungan jangka panjang,” ujarnya.

Portofolio Saham Global

Fund tersebut menempatkan 80% hingga 100% portofolio pada saham global, sedangkan 0% hingga 20% dialokasikan pada instrumen pasar uang.

Pengelolaan dilakukan secara aktif dengan pendekatan multi-style. Faktor nilai menjadi salah satu pertimbangan utama, dengan tetap memperhitungkan momentum, revisi, pertumbuhan, dan kualitas perusahaan.

President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia, Aliyahdin (Adi) Saugi, mengatakan strategi investasi didukung riset, proses investasi terstruktur, serta kerangka manajemen risiko.

“Pendekatan multi-style membantu kami menganalisis berbagai penggerak kinerja perusahaan, sekaligus menyeimbangkan peluang dan risiko di berbagai kondisi pasar,” katanya.

Dalam pengelolaannya, evaluasi terhadap pembayaran pendapatan bulanan juga dilakukan secara berkala untuk mempertimbangkan kondisi pasar dan keberlanjutan nilai investasi.

Target Distribusi 5,5% per Tahun

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah potensi pembayaran pendapatan tunai setiap bulan dengan target distribusi 5,5% per tahun dari Nilai Aktiva Bersih (NAB).

Namun, angka tersebut bukan imbal hasil yang dijamin. Pembayaran dapat berasal dari pendapatan investasi, kenaikan nilai investasi, modal, atau kombinasi sumber tersebut. Besaran maupun realisasinya dapat berubah sesuai kondisi pasar dan hasil evaluasi pengelolaan investasi.

Jika pembayaran menggunakan sebagian modal, nilai investasi dalam polis dan potensi pertumbuhan modal ke depan dapat berkurang. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi kecukupan saldo untuk membayar biaya perlindungan asuransi.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Maybank Indonesia menyediakan solusi finansial yang menggabungkan akses investasi global dengan perlindungan asuransi.

“Melalui kolaborasi bersama Allianz Life Indonesia, Maybank Indonesia menghadirkan solusi investasi jangka panjang dan akses ke pasar global yang memungkinkan nasabah memperkuat portofolio keuangan lintas batas, sekaligus mendapatkan perlindungan asuransi yang terintegrasi,” ujarnya.

Allianz Life dan Maybank Indonesia mengingatkan nasabah agar mempertimbangkan kebutuhan proteksi, tujuan keuangan, kemampuan membayar premi, jangka waktu investasi, serta profil risiko sebelum memilih produk dan subdana.

Nilai investasi dapat naik atau turun mengikuti kondisi pasar, sementara kinerja masa lalu tidak menjadi jaminan hasil investasi pada masa mendatang

Sepanjang Agustus-September 2026, ketiga perusahaan tersebut juga memperkenalkan Smartwealth Dollar Equity Global Income Fund melalui sejumlah kegiatan edukasi di Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, dan Medan. Nasabah mendapatkan informasi mengenai strategi pengelolaan, potensi hasil, serta risiko yang terkait dengan produk tersebut. (mas)