telkomsel halo

Erik Meijer Mendarat Mulus di Garuda

13:04:05 | 26 Apr 2013
Erik Meijer Mendarat Mulus di Garuda
Erik Meijer (DOK)
JAKARTA (IndoTelko) – Erik Meijer akhirnya mendarat mulus di PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan melepas jabatannya di Indosat sebagai Direktur & Chief Commercial Officer.

“Salah satu hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) adalah mengangkat Saudar Erik Meijer sebagai direksi menggantikan Elisa Lumbantoruan,” ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar usai RUPST di Jakarta, Jumaat (26/4).

Posisi Elisa sebelumnya adalah Direktur Pemasaran. Namun, dalam RUPST untuk jajaran direksi di Garuda dalam nomenklatur baru disebut hanya direktur.

Dikatakannya, masuknya Pria yang akrab disapa EM itu sesuai dengan permintaan dari pemegang saham Dwi Warna yakni pemerintah Indonesia.

“Ini permintaan dari pemegang saham. Kami direksi yang lama siap bekerjasama dengan Erik mengusung semangat one team, one spirit, one goal yang telah lama ada di Garuda Indonesia,” tegasnya.

Diungkapkannya, dirinya belum mengenal sosok Erik secara mendalam, tetapi siap bekerjasama untuk menyukseskan program Quantum Leap Garuda. “Ini usulan dari pemegang saham. Kita siap bekerjasama,” ulangnya.

Ditegaskannya, walau EM nanti akan memegang pengembangan pemasaran dari Garuda, namun strategi besar untuk penjualan dan pemasaran tak akan berubah dari maskapai pelat merah itu. “Positioning Garuda itu tetap, tak ada perubahan,” katanya

Secara terpisah, Elisa mengatakan dirinya sudah “lulus” di Garuda dan ingin menikmati waktu istirahat. “Saya sudah graduated dari Garuda. Sekarang mau nikmati dulu masa tenang. Pastinya,  saya tidak akan pindah ke kompetitor Garuda,” katanya.   

Sekadar diketahui,  EM selama ini lebih dikenal sepak terjangnya di industri telekomunikasi Indonesia di Telkomsel dengan posisi terakhir VP Marketing dan CRM. Setelah itu menjadi Wadirut di Bakrie Telecom. Di kedua operator ini nama EM lumayan mewangi karena mampu mengangkat merek dan reputasi kedua perseroan.

Di Indosat, EM baru bergabung pada Mei 2012. Bergabungnya suami dari artis Maudy Kusnaedi ini tak bisa dilepaskan dari keuletan mantan Presiden Direktur & CEO Indosat Harry Sasongko yang selama setahun mendekati dan menyakinkan Erik agar mau bergabung ke anak usaha Qatar Telecom itu.
 
Di Indosat, sepak  terjang EM sebenarnya belum  terbukti mengembalikan opeator ini ke masa jayanya karena baru saja menjabat. Jika dilihat dari sisi keuangan, kinerja Indosat secara bottom line tak menggembirakan di 2012.

Indosat  selama 2012  membukukan keuntungan sebesar Rp  417,4 miliar selama 2012 atau turun 52,5% dibandingkan periode 2011 sebesar Rp 879,7 miliar.

Namun,  secara topline perseroan  pada 2012 berhasil mendapatkan pendapatan usaha sebesar Rp 22.718 triliun atau naik 10,4% dibandingkan periode sama 2011 sebesar Rp 20,576 triliun .

Bahkan, jika dilihat di periode EM mulai aktif bekerja yakni kuartal III, terjadi peningkatan signifikan di pendapatan.  Di  kuartal III-2012 ke kuartal IV-2012 terjadi peningkatan 18,8% yakni dari Rp 5,227 triliun ke Rp 6,209 triliun.

Penopang pendapatan perseroan masih dari bisnis seluler yakni sebesar Rp 18,762 triliun di periode 2012 atau tumbuh 12% dibandingkan 2011 sebesar Rp 16,75 triliun. Jumlah pelanggan seluler perseroan sebanyak 58,5 juta nomor naik 13,1%  dibandingkan 2011 sebesar 51,7 juta nomor.

Salah satu aksi pemasaran EM yang cerdik adalah ketika melepas  produk iPhone 5 dan BlackBerry Z10 ke pasar. Di tengah pertempuran dengan Telkomsel dan XL dalam mengemas pemasaran kedua produk itu ke pasar, EM berhasil meluncurkannya dengan diferensiasi yang kuat bagi pelanggan Indosat yang berujung naiknya reputasi perseroan.

Namun, banyak kalangan menilai EM belum optimal di Indosat dan hasil kreasi pemasarannya baru bisa diukur pada akhir tahun nanti.Dan akhirnya EM telah mengeluarkan keputusan yakni mendarat di Garuda Indonesia. (id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year